drh. Chaidir, MM | Magnit Timnas U-19 | STADION Utama Riau nanti malam (16/6) kembali jadi magnit. Diperkirakan ribuan penonton kembali akan memenuhi stadion kebanggaan masyarakat Riau itu.  Tapi magnit sesungguhnya adalah Tim Nasional U-19 kita. Timnas Garuda Muda inilah yang menjadi daya tarik luar biasa.

Demam Timnas U-19 ini sudah
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Magnit Timnas U-19

Oleh : drh.chaidir, MM

STADION Utama Riau nanti malam (16/6) kembali jadi magnit. Diperkirakan ribuan penonton kembali akan memenuhi stadion kebanggaan masyarakat Riau itu. Tapi magnit sesungguhnya adalah Tim Nasional U-19 kita. Timnas Garuda Muda inilah yang menjadi daya tarik luar biasa.

Demam Timnas U-19 ini sudah terasa sejak Pelatih Indra Sjafri beserta seluruh skuad Garuda Muda itu mendarat di bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru Jumat (13/6) siang, tiga hari lalu. Mereka disambut hangat oleh para pengagumnya. Latihan Timnas U-19 di Stadion Utama Riau setiap hari ramai disaksikan suporter. Talk Show motivasi dengan tema Nasionalisme dan Sepakbola yang diselenggarakan oleh BEM Universitas Riau di Aula Rektorat UR (14/6) dengan menghadirkan Coach Indra Sjafri sebagai pembicara dipadati oleh ratusan mahasiswa, mereka rela duduk berdesak-desakan.

Tidak bisa dipungkiri, Timnas U-19 kini tampil sebagai idola penggemar sepakbola di Tanah Air setelah Timnas Senior dan Timnas U-23 tak pernah menoreh prestasi yang membanggakan. Masyarakat sudah terlalu lama menahan dahaga tak pernah menyaksikan timnas Indonesia memenangkan kejuaraan. Oleh karena itulah ketika Timnas U-19 berhasil menjuarai Piala AFF (Asean Football Federation) U-19 dengan menyingkirkan Vietnam melalui drama adu pinalti, dahaga itu seakan terbayar lunas. Apalagi beberapa pekan kemudian Timnas U-19 ini tampil pula sebagai Juara Grup Piala Asia dengan mengalahkan Korea Selatan yang sudah 12 kali menjadi juara Piala Asia U-19.

Garuda Muda pun terus mengepakkan sayap. Dalam tour uji coba melawan tim-tim di Timur Tengah beberapa bulan lalu, Timnas U-19 Garuda Muda tak terkalahkan. Bahkan salah satu tim yang akan jadi lawan Timnas Garuda Muda di Piala Asia AFC Cup U-19 di Myanmar pada 9-24 oktober 2014 nanti, yakni Timnas Uni Arab Emirat dikalahkan 4-1 di kandang UAE sendiri.

Kini nama Coach Indra Sjafri dan para bintang Garuda Muda seperti Evan Dimas, Ravi Murdianto, Maldini Pali, Hargiyanto, Paulo Sitanggang, Yabes Roni Malaifani dan yang lainnya yang tergabung dalam tim nasional U-19 menjadi buah bibir.

Apa kiat Coach Indra Sjafri membangun tim Garuda Muda itu? Dalam Talk Show di UR, Indra menyebut kejujuran adalah standar tertinggi yang ia gunakan dalam merekrut pemain. Pemain-pemain yang dipanggil adalah mereka yang memang lulus setelah melalui serangkaian tes. Para pemain harus mampu bermain dengan kejujuran, ikhlas dan dengan gaya Indonesia. Mereka tidak instan atau sekedar meniru-niru gaya Eropa atau Amerika Latin. Para pemain diharap tidak mendewakan uang. Ia menanamkan bahwa untuk tanah air, jangan berharap uang, namun ia percaya bahwa uang akan datang dengan sendirinya jika mereka bermain bagus dan meraih prestasi. Coach Indra Sjafri bahkan dengan tegas mengatakan "Jangan bicara duit dengan Negara!"

Uji coba malam nanti bukan persoalan kalah-menang. Tapi harus dimanfaatkan oleh pemain Tim Pra PON Riau untuk menimba pengalaman, demikian juga bagi seluruh stakeholder sepakbola di Riau. Lebih dari itu kita berharap pada Piala Dunia 2018 di Rusia nanti, Garuda Muda ini sudah dewasa dan mengepakkan sayapnya di sana.


kolom - Riau Pos
Tulisan ini sudah di baca 439 kali
sejak tanggal 16-06-2014

Kumpulan tulisan lainnya. : Jurnal Chaidir | Opini Chaidir | Kolom Chaidir | Fabel Chaidir

Buku Chaidir. : Demang Lebar Daun | Membaca Ombak | Menertawakan Chaidir | 1001 Saddam | Panggil Aku Osama | Berhutang Pada Rakyat