drh. Chaidir, MM | Nomor Cantik | NOMOR urut calon dalam pilpres 2014 resmi ditetapkan. Pasangan Prabowo-Hatta memperoleh nomor utut 1 dan pasangan Jokowi-JK memperoleh nomor urut 2.

Kedua pasang kandidat dan para pendukung langsung berlomba-lomba mengatakan, itu nomor cantik.  Bagi Prabowo, angka satu bisa menjadi pertanda baik
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Nomor Cantik

Oleh : drh.chaidir, MM

NOMOR urut calon dalam pilpres 2014 resmi ditetapkan. Pasangan Prabowo-Hatta memperoleh nomor utut 1 dan pasangan Jokowi-JK memperoleh nomor urut 2.

Kedua pasang kandidat dan para pendukung langsung berlomba-lomba mengatakan, itu nomor cantik. Bagi Prabowo, angka satu bisa menjadi pertanda baik bagi langkahnya ke depan. Dengan nomor urut 1 ini, pihaknya semakin yakin dan optimis menghadapi pilpres. Prabowo melihat nomor urut 1 yang ia dapat sebagai tanda baik dari Tuhan. "Allah memberi tanda-tanda. Kami terima (angka 1) sebagai simbol yang baik. Kami bersyukur," kata Prabowo. Selama ini, nomor 1 identik dengan keunggulan dan kemenangan. Sedangkan Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (Ical), teman koalisi Prabowo, memaknai nomor satu ini sebagai sebuah tanda kemenangan. "Artinya satu itu menang. Yang penting juga hanya satu pilihannya, yaitu Prabowo," kata Ical.

Gayung bersambut. Pasangan Jokowi-JK pun merasa memperoleh nomor cantik. Sebagaimana diberitakan berbagai media, mendapat nomor urut 2, Jokowi mengartikannya sebagai isyarat kemenangan dan perdamaian. "Nomor dua, victory (kemenangan) bisa, peace (damai) bisa," kata Jokowi di KPU Jakarta, Minggu (1/6). "Nomor dua itu tanda kemenangan. V itu victory," ujar JK menimpali sambil menunjukkan dua jari berbentuk huruf V. "Kalau angka satu itu menuding," seloroh JK sambil menuding-nudingkan jarinya ke wartawan.

Kedua pasang kandidat optimis menang. Masing-masing kandidat mengartikan angka nomor urut yang diperoleh sebagai pertanda baik dan sebuah isyarat kemenangan. Sah-sah saja. Memang tak ada pilihan lain, yang tersedia cuma angka satu dan angka dua, salah satu kandidat pasti mendapatkan angka tersebut. Dan rasanya kedua nomor tersebut sama cantiknya. Nomor cantik biasanya dimaksudkan untuk mudah diingat dalam sekejap. Atau dikaitkan dengan mitos hoki atau kenangan-kenangan khusus lain yang memberi makna.

Ada banyak alasan orang memilih nomor cantik. Umumnya masyarakat beranggapan, memiliki nomor cantik itu hanya untuk sekedar mempertinggi gengsi saja. Nomor polisi mobil misalnya, dua atau satu angka dengan kode khusus di belakangnya, membuat pemiliknya merasa istimewa. Namun, sebagian orang memilih nomor cantik karena meyakini makna dari nomor cantik tersebut membawa keberuntungan atau hoki.

Nomor cantik sering dikaitkan dengan tanggal lahir, tanggal pernikahan, tahun angkatan akademik, atau pun tanggal lainnya yang mengingatkan pada kenangan tertentu. Ada sementara orang yang memahami bahwa angka atau gabungan angka memiliki arti, ada yang baik alias memebawa keberuntungan, ada yang biasa-biasa saja, atau bahkan ada angka yang kurang membawa keberuntungan atau angka sial. Angka 13 misalnya sering dianggap kurang beruntung.

Bagi kalangan tertentu yang berkantong tebal, mereka tak segan-segan membayar mahal untuk mendapatkan sebuah nomor atau gabungan nomor cantik, apalagi angka tersebut memiliki Feng Shui yang bagus seperti kelaziman dalam tradisi Tionghoa. Masyarakat Tionghoa umumnya percaya, nomor tertentu membawa hoki. Pengaruh angka atau nomor cantik tersebut bisa berupa aura kekayaan, kesehatan, cinta/relasi, dan segi positif lainnya. Angka bisa berpengaruh positif ada yang berpengaruh negatif. Namun demikian, menurut kepercayaan Tionghoa juga, walaupun seseorang mempunyai angka hoki, Feng Shui yang baik, memiliki nama baik, tetapi hanya bermalas-malasan bepangku tangan di rumah, jangan harap akan menerima uang dari langit. Manusia yang beruntung, tetap harus bekerja dan berusaha memanfaatkan peluang-peluang yang ada.

Kedua pasang kandidat kita masing-masing sudah mendapat nomor cantik, tapi angka tersebut tak akan ada artinya tanpa keja keras memenangkan hati rakyat. Mungkin lagu anak-anak yang penuh kasih sayang berikut, harus sering-sering dinyanyikan oleh kedua pasang kandidat.

Satu satu, aku sayang ibu
Dua dua, juga sayang ayah
Tiga tiga.. sayang adik kakak
Satu-dua-tiga, sayang semuanya.


kolom - Harian Vokal
Tulisan ini sudah di baca 547 kali
sejak tanggal 03-06-2014

Kumpulan tulisan lainnya. : Jurnal Chaidir | Opini Chaidir | Kolom Chaidir | Fabel Chaidir

Buku Chaidir. : Demang Lebar Daun | Membaca Ombak | Menertawakan Chaidir | 1001 Saddam | Panggil Aku Osama | Berhutang Pada Rakyat