drh. Chaidir, MM | Piala Dunia Hewan | LUPAKAN sejenak heboh pilpres kita, atau berita kudeta di Thailand.  Kekerlah  Brazil, nun di sana. Diperkirakan sebagian besar dari enam milyar penduduk bumi pencandu sepakbola selama sebulan sampai awal Juli 2014 nanti, akan mengidap demam Piala Dunia.

Seekor singa saja bisa jadi masalah besar,
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Piala Dunia Hewan

Oleh : drh.chaidir, MM

LUPAKAN sejenak heboh pilpres kita, atau berita kudeta di Thailand. Kekerlah Brazil, nun di sana. Diperkirakan sebagian besar dari enam milyar penduduk bumi pencandu sepakbola selama sebulan sampai awal Juli 2014 nanti, akan mengidap demam Piala Dunia.

Seekor singa saja bisa jadi masalah besar, apatah lagi tiga ekor singa ikut bertanding dalam Piala Dunia tesebut. Itulah yang tejadi. Tiga Ekor Singa sudah pasti berlaga di Brazil. Mampukah mereka mencabik Negeri Samba? Di Brazil nanti juga akan ada singa lain, yakni Singa Perkasa. Tapi Tiga Ekor Singa dan Singa Perkasa tak akan leluasa, karena di sana juga hadir Gajah-gajah yang bisa melanyau singa-singa ini. Di Negeri Samba juga akan ada Beruang Merah yang siap mencakar. Skuad lain yang juga menakutkan adalah Skuad Naga dan si hitam Kalajengking yang tak boleh diremehkan.

Sehebat apapun kokok Ayam Jantan, mereka dipastikan dalam ancaman Elang Super yang sewaktu-waktu siap menyambar, atau Rubah Gurun yang tak kenal ampun, atau Macan Asia yang siap menerkam kapan saja. Dan jangan lupa, ada Raksasa dari Concacaf dan Syetan Merah yang siap mencekik siapa saja.

Mampukah bintang-bintang terpilih (Selecao) timnas Brazil menghadapi monster-monster tersebut? Masing-masing timnas sepakbola yang berlaga di Brazil memang memiliki julukan yang menyeramkan, sebagian menggunakan nama-nama hewan. Entah bagaimana asal-muasalnya. Mungkin untuk memotivasi atau sugesti bagi masing-masing timnas. Timnas Inggris misalnya, mendapat julukan Three Lions (Tiga Singa), sementara Kamerun memperoleh julukan The Indomitable Lionís (Singa Perkasa).

Julukan The Elephants (Gajah-gajah) disandangkan ke timnas Pantai Gading. Timnas Rusia mendapat julukan yang menyeramkan Si Beruang Merah (Red Bears). Bosnia-Herzegovina, diberi julukan Skuad Naga. Untung Timnas China tidak ikut ke Brazil, kalau ikut tentu akan ada dua Naga adu sakti. Tidak kalah mengerikan adalah Ghana yang mendapat julukan The Scorpions (Si Kalajengking).

Pendukung timnas Prancis tidak perlu kalah sebelum bertanding, masih untung julukannya Ayam Jantan bukan Ayam Sayur. Bagaimanapun Prancis pernah jadi juara dunia pada 1998. Nigeria mendapat julukan keren, Super Elang. Sementara Rubah Gurun Aljazair tak boleh dianggap enteng; untuk lolos ke Brazil mereka telah menyisihkan sekian banyak tim elit Benua Hitam Afrika. Dan yang tak kalah fenomenalnya adalah Macan Asia Korea Selatan, mereka adalah tim semifinalis Piala Dunia 2002.

Syetan Merah (Belgia) di penyisihan Grup H dikepung oleh Rubah Gurun, Beruang Merah dan Macan Asia. Sementara Raksasa dari Concacaf (Meksiko) akan adu kekuatan dengan Singa Perkasa di Grup A. Hati-hati dengan Kapal Bajak Laut (Yunani), mereka bisa merenggut piala dari siapapun. Bagaimana peluang Garuda Indonesia andai ada di sana?

Tapi yang pasti tak ada peluang Singo Edan Arema untuk ngamuk di Brazil, atau juga Macan Kemayoran Persija Jakarta unjuk taring atau Kabau Sirah (Kerbau Merah) Semen Padang pamer tanduk. Juga pasti tak ada tempat bagi Persis Solo yang memiliki julukan Laskar Samber Nyowo. Hadeeeh..


kolom - Riau Pos
Tulisan ini sudah di baca 449 kali
sejak tanggal 26-05-2014

Kumpulan tulisan lainnya. : Jurnal Chaidir | Opini Chaidir | Kolom Chaidir | Fabel Chaidir

Buku Chaidir. : Demang Lebar Daun | Membaca Ombak | Menertawakan Chaidir | 1001 Saddam | Panggil Aku Osama | Berhutang Pada Rakyat