drh. Chaidir, MM | Pemimpin-Manajer-Pejabat - (Catatan Pelantikan Gubernur dan Wagub Riau) | HARI ini Rabu, 19 Februari 2014 sejarah Riau modern mencatat lembaran baru, yakni pelantikan Annas Maamun dan Arsyajuliandi Rahman sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau periode 2014-2019.

Pemimpin baru, semangat baru dan harapan baru. Harapan masyarakat Riau sangat besar kepada pasangan Gubern
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Pemimpin-Manajer-Pejabat - (Catatan Pelantikan Gubernur dan Wagub Riau)

Oleh : drh.chaidir, MM

HARI ini Rabu, 19 Februari 2014 sejarah Riau modern mencatat lembaran baru, yakni pelantikan Annas Maamun dan Arsyajuliandi Rahman sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Riau periode 2014-2019.

Pemimpin baru, semangat baru dan harapan baru. Harapan masyarakat Riau sangat besar kepada pasangan Gubernur dan Wagub terpilih ini untuk segera memacu pembangunan daerah, menyelesaikan banyak pekerjaan rumah, dan mengembalikan semangat masyarakat Riau agar mampu berjalan dengan menegakkan kepala.

Seorang Kepala Daerah apakah gubernur, bupati atau walikota, kedudukan dan perannya sangat strategis. Argumentasinya sederhana. Sukses pembangunan daerah berdampak positif pada pembangunan nasional. Kacau pembangunan daerah berdampak negatif pada pembangunan nasional.

Semakin efektif pemerintahan di daerah semakin bagus bagi pelaksanaan pembangunan nasional. Sebab daerah merupakan subsistem dari sistem pemerintahan nasional atau negara (Prof Kaloh, 2009). Bila daerah banyak masalah, pemerintahan tidak berjalan dengan efektif, selalu menjadi sumber masalah, Pemerintah Pusat pasti pening.

Pada diri seorang Kepala Daerah sesungguhnya melekat tiga peran yakni sebagai seorang pemimpin, manajer dan sekaligus sebagai seorang pejabat. Sebagai seorang pemimpin Kepala Daerah adalah seorang tokoh yang memotivasi, membangkitkan harapan (inspiring) para pengikut dalam organisasinya. Sebagai seorang manajer Kepala Daerah harus profesional dan fungsional. Sebagai seorang pejabat, Kepala Daerah adalah tokoh formal dan struktural.

Idealnya, seorang Kepala Daerah itu adalah seorang pemimpin sekaligus manajer. Pemimpin dan manajer itu beda. Manajer belum tentu seorang pemimpin, dan pemimpin belum tentu seorang manajer. Maksudnya, seorang manajer yang sukses dalam mengelola dan mengatur sumber daya organisasi berupa uang, asset, orang, stok, metode kerja, dan waktu, dia belum tentu berpengaruh dan disegani. Dia hanya ditakuti karena mungkin tidak kenal kompromi dalam menjalankan tugas. Sebaliknya seorang pemimpin, dia berpengaruh, disegani dan dicintai, tapi belum tentu mampu mengelola sumber daya organisasi dengan efektif dan efisien.

Seorang manajer ditunjuk/diangkat untuk menduduki suatu posisi. Tetapi seorang pemimpin disepakati karena kepribaian, karakter, pengetahuan, dan keterampilan. Seorang pemimpin dikenali dan diterima oleh mereka yang dipimpin. Orang-orang dipimpin menaruh respek pada pemimpinnya. Sedangkan seorang manajer, karena diangkat/ditunjuk, dia tidak perlu disetujui atau diterima oleh bawahannya. Bawahannya harus patuh pada kewenangan yang melekat pada manajer. Manajer adalah boss.

Pembicaraan tentang perbedaan pemimpin (leader) dan manajer memang tidak ada habisnya. Salah satu sebabnya adalah satu peran tersebut tidak mungkin dilakukan tanpa keberadaan peran lain. Pemimpin yang tidak bisa mengelola (to manage) akan gagal dalam kepemimpinannya, sementara manajer yang tidak bisa memimpin (to lead) akan gagal dalam aktivitas manajerialnya.

Masyarakat Riau tentu berharap duet Annas Maamun dan Arsyajuliandi Rahman dapat memerankan diri sebagai pemimpin dan sekaligus manajer serta menjauhkan diri dari syndrom "Boss". Sebab tugas mereka tentu sangat berat karena harus melayarkan kapal di tengah badai perubahan. Sebuah survey di Amerika Serikat mencatat, separoh CEO di Amerika yang diambil sampelnya mengaku terlambat mengantisipasi perubahan. Sementara transformasi atau perubahan perilaku menjadi harga mati. Kita yakin Annas Maamun dan Arsyajuliandi Rahman tentu sudah memiliki rencana untuk melakukan terobosan. Syabas!!


kolom - Better
Tulisan ini sudah di baca 789 kali
sejak tanggal 19-02-2014

Kumpulan tulisan lainnya. : Jurnal Chaidir | Opini Chaidir | Kolom Chaidir | Fabel Chaidir

Buku Chaidir. : Demang Lebar Daun | Membaca Ombak | Menertawakan Chaidir | 1001 Saddam | Panggil Aku Osama | Berhutang Pada Rakyat