drh. Chaidir, MM | Menyongsong Kapal Induk | RIDA K Liamsi benar dengan perumpamaannya.  Riau Pos saat ini tak ubahnya bagai sebuah kapal induk. Setelah 23 tahun berkiprah, Riau Pos telah tumbuh menjadi sebuah imperium bisnis media terbesar di Luar Pulau Jawa.

Kapal induk Riau Pos tidak hanya sebagai tempat bernaung bagi ribuan personil, pu
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Menyongsong Kapal Induk

Oleh : drh.chaidir, MM

RIDA K Liamsi benar dengan perumpamaannya. Riau Pos saat ini tak ubahnya bagai sebuah kapal induk. Setelah 23 tahun berkiprah, Riau Pos telah tumbuh menjadi sebuah imperium bisnis media terbesar di Luar Pulau Jawa.

Kapal induk Riau Pos tidak hanya sebagai tempat bernaung bagi ribuan personil, puluhan media cetak, televisi, radio, dan beberapa anak perusahaan lainnya, lebih dari itu Riau Pos juga telah menjadi inspirasi bagi masyarakat, bagaimana memelihara sebuah komitmen.

Sebagaimana dijelaskan Rida, Riau Pos adalah sebuah media yang telah dan akan terus memberikan optimisme, harapan dan motivasi kepada masyarakat di tempat dia tumbuh dan berkembang. Harapan dan optimisme ini perlu agar masyarakat penuh dengan asa dalam menyongsong kehidupan, tak melulu setiap hari disesaki dengan cerita tentang keputusasaan.

Saya mencermati dua aspek dalam perumpamaan kapal induk yang dilontarkan Rida K Liamsi bersempena Hari Jadi ke-23 Riau Pos tanggal 17 Januari beberapa hari lalu. Aspek pertama, secara harfiah, sebuah kapal induk adalah sebutan untuk kapal perang yang memuat pesawat tempur dalam jumlah besar. Tugasnya adalah memindahkan kekuatan udara ke dalam armada angkatan laut sebagai pendukung operasi-operasi angkatan laut. Selain itu juga digunakan sebagai pusat komando operasi dan sebagai kekuatan detterence atau memberikan efek gentar pada lawan.

Sebagai kapal yang membawa pesawat, kapal induk memiliki fleksibilitas tempur yang lebih tinggi dibanding jenis kapal perang lainnya. USS Gerald R. Ford atau CVN-78 misalnya, kapal induk terbaru Angkatan Laut Amerika Serikat yang diluncurkan pada 9 November 2013 tahun lalu, mengangkut lebih banyak pesawat tempur super jet, dengan tenaga nuklir lebih besar, lebih canggih, dan membawa serta 5.000 orang Anak Buah Kapal. Begitu jugalah kapal induk Riau Pos yang mengangkut ribuan personil, puluhan anak perusahaan, dan peralatan canggih yang menopang keberadaan bisnis modern sebuah industri media.

Aspek kedua, kapal induk sebagai nilai. Riau Pos diharapkan oleh Rida penuh dengan muatan nilai-nilai positif berupa inspirasi yang bisa menggugah masyarakat dan seluruh jaringan usahanya untuk meraih prestasi yang membanggakan, menularkan semangat motivasi berprestasi, semangat pantang menyerah, dan semangat membangun budaya kerja yang positif.

Lebih dari itu semua, sebagai sebuah kapal induk yang memuat sperangkat nilai inspiratif, publik mengharapkan Riau Pos tidak hanya sebagai profit center yang membawa kesejahteraan finansial bagi seluruh awaknya atas dasar rumus-rumus ekonomi belaka. Lebih jauh, dalam persaingan industri media yang semakin terbuka dan kompetitif, Riau Pos dituntut untuk mampu mengusung semangat transformasi menjadi media yang terpercaya membangun masyarakat bijak, masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai fidusial, sebagaimana pesan tersirat tagline-nya, "Bangun Negeri Bijakkan Bangsa". Selamat Hari Jadi Riau Pos, syabas!

kolom - Riau Pos
Tulisan ini sudah di baca 403 kali
sejak tanggal 20-01-2014

Kumpulan tulisan lainnya. : Jurnal Chaidir | Opini Chaidir | Kolom Chaidir | Fabel Chaidir

Buku Chaidir. : Demang Lebar Daun | Membaca Ombak | Menertawakan Chaidir | 1001 Saddam | Panggil Aku Osama | Berhutang Pada Rakyat