drh. Chaidir, MM | Ayam Berbulu Musang | MUSANG berbulu ayam itu biasa, sudah umum. Perumpamaan ini sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang berpura-pura baik untuk menutupi kejahatannya. Musang berbulu ayam adalah sebuah muslihat, sebuah jurus tipu untuk mengelabui lawan atau mangsa. Tujuan musang memakai jaket bulu ayam supaya
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Ayam Berbulu Musang

Oleh : drh.chaidir, MM

MUSANG berbulu ayam itu biasa, sudah umum. Perumpamaan ini sering digunakan untuk menggambarkan seseorang yang berpura-pura baik untuk menutupi kejahatannya. Musang berbulu ayam adalah sebuah muslihat, sebuah jurus tipu untuk mengelabui lawan atau mangsa. Tujuan musang memakai jaket bulu ayam supaya ia dapat mendekati kerumunan ayam,dan ayam-ayam itu tidak mengetahui bahwa ia sebenarnya adalah musang, maka musang dengan mudah dapat menangkap ayam. Melalui jurus tipu daya tersebut, lawan dengan mudah dibekuk dan mangsa gampang diterkam. Jurus ini tentu saja tidak sportif. Tapia apa perlunya sportif bagi seekor musang?

Dalam kehidupan sehari-hari di era masyarakat modern sekarang, penyamaran tersebut tak lagi vulgar, tetapi berlangsung secara halus. Seseorang yang sebenarnya telah banyak berbuat kejahatan bisa dipuji-puji karena yang bersangkutan pandai berbohong dan menutupi kejatahatannya dengan sikap dermawan. Seseorang yang sebenarnya banyak berbuat kejahatan justru dielu-elukan sebagai seorang pahlawan. Hal ini ditambah pula dengan kebingungan sosial masyarakat berhadapan dengan berjibunnya informasi. Tak jelas lagi mana informasi yang benar, mana informasi salah, ada informasi yang benar tapi salah, atau informasi yang salah tapi benar. Ada pula informasi pembenaran dan pembenaran informasi. Akibatnya masyarakat menjadi sangat pragmatis, lihat sajalah apa yang ada di depan mata, kalau bisa dimakan, sikat saja. Tak usah ditanya-tanya darimana dan oleh siapa. Begitulah. Maka penyamaran musang berbulu ayam tak lagi kentara.

Tapi ayam berbulu musang? Kalau musang berbulu ayam bermakna orang jahat berpura-pura baik, maka analoginya untuk ayam berbulu musang tentulah bermakna orang baik berpura-pura jahat. Ayam berbulu musang barangkalai terinspirasi oleh taktik penyamaran musang berbulu ayam. Tapi apa maksudnya? Kenapa mesti berpura-pura jahat? Baik ya baik saja, tak perlu berpura-pura jahat, kecuali orang baik yang difitnah sebagai orang jahat.

Ada beberapa bocoran skenario mengapa sampai ada ayam yang berbulu musang. Pertama, karena semakin banyak musang berbulu ayam, maka ayam merasa tidak lagi aman, maka pilihannya dia harus menggunakan jaket berbulu musang, untuk mengelabui musang. Ayam berpikir dengan mengenakan jaket musang, maka musang tidak akan melihatnya sebagai santapan. bahkan ayam berbulu musang tersebut akan dianggap sebagai teman, maka keselamatannya akan terjamin.

Kedua, ada maksud terselubung dari sang ayam. Dengan menggunakan jaket musang, maka sang ayam tersebut jadi bebas menyantap makanan sendiri, ayam lain takut mendekat karena mengira yang sedang mematuk-matuk makanan tersebut adalah musang sungguhan. Ayam-ayam yang memandang dari jauh agak merasa heran mengapa musang yang satu ini cara makannya beda. Ada juga ayam yang mengira cara makan musang jadi-jadian tersebut adalah taktik musang.

Pada awalnya jurus tipu lawan tipu kawan ini berjalan dengan mulus, tidak hanya ayam, musang pun tertipu, namun setelah banyak musang berbulu ayam dan ayam bebulu musang, situasi mulai kacau, tak jelas lagi mana kawan mana lawan. Kini terdapat empat makhluk, yaitu ayam betulan, musang berbulu ayam, ayam berbulu musang, dan musang yg tidak berbulu ayam. Jenis-jenis makhluk seperti inilah yang berada di sekitar pasangan calon gubernur atau bupati dan walikota kita. Jadi waspadalah.

kolom - Koran Riau
Tulisan ini sudah di baca 502 kali
sejak tanggal 26-11-2013

Kumpulan tulisan lainnya. : Jurnal Chaidir | Opini Chaidir | Kolom Chaidir | Fabel Chaidir

Buku Chaidir. : Demang Lebar Daun | Membaca Ombak | Menertawakan Chaidir | 1001 Saddam | Panggil Aku Osama | Berhutang Pada Rakyat