drh. Chaidir, MM | Gunung Es Bunda Puteri | BENANG kusut kasus kolusi impor daging mantan presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq, yang juga disebut-sebut nyerempet Menteri Pertanian Suswono, hampir dilupakan publik. Kasusnya kalah trend dari tertangkap tangannya Rudi Rubiandini, boss SKK Migas dan Akil Mochtar, Ketua MK.
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Gunung Es Bunda Puteri

Oleh : drh.chaidir, MM

BENANG kusut kasus kolusi impor daging mantan presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq, yang juga disebut-sebut nyerempet Menteri Pertanian Suswono, hampir dilupakan publik. Kasusnya kalah trend dari tertangkap tangannya Rudi Rubiandini, boss SKK Migas dan Akil Mochtar, Ketua MK. Kasus impor daging itu bahkan pernah kalah rating dari "virus" Vicky Prasetyo.

Tapi dalam satu pekan terakhir ini, kasus impor daging tersebut kembali mencuat dalam bentuk kemasan lain setelah Luthfi Hasan Ishaaq memberi kesaksian di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (10/10) dalam persidangan dengan terdakwa Ahmad Fathanah. Ada dua sisi berita yang hangat-hangat kuku dalam kesaksian tersebut. Pertama, munculnya nama mistery guess Bunda Putri; kedua, pengakuan yang menyebut Bunda Puteri dekat dengan Presiden SBY. "Setahu saya sangat dekat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)," kata Luthfi ketika ditanya wartawan tentang Bunda Putri tersebut, seperti dikutip berbagai media.

Maka, cerita tentang Bunda Puteri segera saja menjadi kontroversi. Siapa Bunda Puteri? Benarkan punya kedekatan dengan Presiden SBY? Bagaimana dengan julukan Bunda Puteri sebagai "Ratu Lobi?" Atau seperti seperti bantahan Presiden SBY, "Bunda Putri orang yang sangat dekat dengan Presiden, 1.000 persen Luthfi bohong. Saya tidak tahu, saya tidak kenal, dan tidak ada kaitan dengan saya," kata Presiden saat jumpa pers di Pangkalan TNI Angkatan Udara, juga seperti dikutip berbagai media.

Membaca transkrip pembicaraan telepon yang pernah diperdengarkan dalam sidang, dan disiarkan oleh Majalah Detik 16-22 September 2013, Bunda Puteri kelihatannya memang bukan sekedar ibu biasa. Ibu yang satu ini memberi kesan memiliki power yang tersembunyi di tempat kelam, tetapi bisa mengatur permainan di tempat terang. Nyaris hanya tampak kecil di permukaan laut tetapi memiliki kaki gunung yang besar di bawah permukaan layaknya sebuah gunung es (iceberg) yang berbahaya, dan bisa menenggelamkan kapal mewah sekelas Titanic.

Adakah kemiripan Bunda Puteri dengan Pandora, patung cantik ciptaan Dewa Zeuss dalam mitologi Yunani kuno itu? Patung cantik ini kemudian hidup dan membuat Dewa Zeuss jatuh cinta . Zeuss memberi hadiah sebuah kotak yang disebut Kotak Pandora. Pandora melanggar sumpah, tidak tahan untuk tidak membuka kotak tersebut. Maka berhamburanlah keluar segala keburukan dan kejahatan.

Bila mungkin ada analogi, maka sekaranglah saatnya Kotak Pandora Bunda Puteri itu dibuka, supaya terungkap semua: kolusi, konspirasi, oligopoli, monopoli, jaring laba-laba, gurita, dan praktik keburukan lainnya. Sudah terlanjur basah, mandi saja sekalian. Jangan ragu, menurut mitos tersebut, akan ditemukan sebutir kecil harapan di dasar kotak. Atau kita semua tak menghendaki kotak itu dibongkar. Gelagat yang terlihat dari praktik penyelenggaraan pemerintahan dewasa ini di semua level, rasanya masih banyak Bunda Putri Bunda Putri lain, putra-putri bunda juga sudah membiak, menyebar sistemik. Ampuuun.

kolom - Riau Pos
Tulisan ini sudah di baca 418 kali
sejak tanggal 15-10-2013

Kumpulan tulisan lainnya. : Jurnal Chaidir | Opini Chaidir | Kolom Chaidir | Fabel Chaidir

Buku Chaidir. : Demang Lebar Daun | Membaca Ombak | Menertawakan Chaidir | 1001 Saddam | Panggil Aku Osama | Berhutang Pada Rakyat