drh. Chaidir, MM | Taman Kota | RENCANA untuk menjadikan areal eks kantor Dinas PU Provinsi Riau yang terletak di pangkal Jalan Riau, Pekanbaru, sebagai taman kota patut diberi apresiasi. Rencana pembangunan taman kota tersebut diungkapkan oleh SF Haryanto, Kepala Dinas PU Provinsi Riau (Riau Pos, 15/10/2012 halaman 32).

Haryan
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Taman Kota

Oleh : drh.chaidir, MM

RENCANA untuk menjadikan areal eks kantor Dinas PU Provinsi Riau yang terletak di pangkal Jalan Riau, Pekanbaru, sebagai taman kota patut diberi apresiasi. Rencana pembangunan taman kota tersebut diungkapkan oleh SF Haryanto, Kepala Dinas PU Provinsi Riau (Riau Pos, 15/10/2012 halaman 32).

Haryanto menyebut, areal itu dikonsep menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH). RTH diperuntukkan bagi ruang publik sebagai bentuk komitmen memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus mendukung konsep green city. Tidak hanya sekedar taman kota, RTH tersebut akan didukung dengan sarana transportasi terbaik. Persimpangan Jalan Ahmad Yani dan Jalan Riau akan diperlebar untuk memberikan kenyamanan bagi warga.

Taman kota berupa RTH, beberapa puluh tahun lalu, mungkin bukan merupakan kebutuhan warga. Tapi hari ini beda. Pertumbuhan kota yang terjadi demikian cepat yang dipengaruhi oleh pertumbuhan penduduk yang sangat pesat, urbanisasi dan migrasi antar provinsi yang tak terkendali, pertumbuhan ekonomi dan perdagangan, peningkatan rata-rata tingkat pendidikan masyarakat perkotaan, lonjakan arus kunjungan, telah menyebabkan meluas dan meningkatnya tingkat kebutuhan dasar warga. Tingkat kepuasan publik terhadap fasilitas umum semakin meningkat.

Bagi sebuah kota modern, RTH merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari konsep pembangunan kota yang berkelanjutan. Untuk mewujudkan sebuah kota dengan tingkat kenyamanan yang tinggi, dibutuhkan suatu konsep kota yang sangat komprehensif yang merupakan integrasi dari berbagai faktor penting seperti pengaturan ruang, penyediaan lahan terbuka, tata pengaturan bangunan, sistem sanitasi dan lain sebagainya. Kota Hijau atau Green City yang disebut Haryanto memiliki beberapa kriteria antara lain, adanya konsep Zero Waste (Pengolahan sampah terpadu, tidak ada yang terbuang); adanya konsep Zero Run-off (Semua air harus bisa diresapkan kembali ke dalam tanah, konsep ekodrainase); tersedianya Infrastruktur Hijau (tersedia jalur pejalan kaki dan jalur sepeda); adanya sistem Transportasi Hijau (penggunaan transportasi massal, ramah lingkungan): adanya Ruang Terbuka Hijau (RTH) seluas 30% dari luas kota; terbangunnya partisispasi masyarakat.

Pemerintah Kota Pekanbaru dan Pemerintah Provinsi Riau sudah selayaknya bahu membahu menyediakan taman kota (RTH) untuk memberikan kenyamanan yang tinggi bagi warga kota Pekanbaru khususnya dan Riau pada umumnya karena Pekanbaru adalah ibukota Provinsi Riau. Menjadikan bekas areal kantor PU Provinsi sebagai RTH patut dipuji. Mungkin masih banyak areal lain yang bisa dijadikan RTH seperti areal bekas kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan di Jalan Sam Ratulangi, areal di sebelah barat Jalan Cut Nyak Din, dan lain-lain. Sebuah kota yang modern, bersih, memiliki taman kota yang indah, sehat dan nyaman memerlukan komitmen dan kepatuhan kita bersama mewujudkannya. Bersama kita bisa.

kolom - Riau Pos 22 Oktober 2012
Tulisan ini sudah di baca 1219 kali
sejak tanggal 22-10-2012

Kumpulan tulisan lainnya. : Jurnal Chaidir | Opini Chaidir | Kolom Chaidir | Fabel Chaidir

Buku Chaidir. : Demang Lebar Daun | Membaca Ombak | Menertawakan Chaidir | 1001 Saddam | Panggil Aku Osama | Berhutang Pada Rakyat