drh. Chaidir, MM | Irfan Bachdim | SIAPA Irfan Bachdim? Sepekan lalu tak ada yang kenal. Namun ketika tulisan ini ditulis Ahad siang kemaren, sudah hampir 100 ribu follower (pengagum yang minta berteman) melalui akun facebooknya, hanya dalam tempo tiga hari. Tanpa pikir panjang penulis pun langsung saja nge-add nama tersebut.

Nama
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Irfan Bachdim

Oleh : drh.chaidir, MM

SIAPA Irfan Bachdim? Sepekan lalu tak ada yang kenal. Namun ketika tulisan ini ditulis Ahad siang kemaren, sudah hampir 100 ribu follower (pengagum yang minta berteman) melalui akun facebooknya, hanya dalam tempo tiga hari. Tanpa pikir panjang penulis pun langsung saja nge-add nama tersebut.

Nama Irfan Bachdim mendadak sontak menjulang tinggi, setelah pemuda 22 tahun ini bersama kawan-kawannya di Tim Nasional sepakbola Indonesia menggilas tim nasional Malaysia dengan skor meyakinkan 5-1 (1/12) dan melumat habis tim nasional Laos 6-0 (4/12) dalam tournament resmi Piala AFF Grup A di Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. Di kancah persepakbolaan ASEAN, dalam beberapa tahun terakhir ini prestasi tim nasional Indonesia sangat menyedihkan. Empat besar selalu dihuni oleh Thailand, Vietnam, Malaysia dan Singapura. Bahkan dalam SEA Games di Laos, tuan rumah mempermalukan tim nasional Indonesia, 0-2. Oleh karena itu kemenangan gemilang dalam dua pertandingan berturut-turut, disambut penggemar sepak bola dengan sangat antusias.

Tak bisa dipungkiri, di samping sentuhan pelatih Alfred Riedl, kehadiran dua pemain naturalisasi, Irfan Bachdim (berdarah Indonesia-Belanda) dan Christian Gonzales (berdarah Uruguay), sangat besar pengaruhnya. Dalam dunia persepakbolaan modern, seorang pemain nasional biasa saja berdarah bangsa lain. Mesut Ozil, bintang muda Jerman asli keturunan Turki. Sami Khedira bintang muda lainnya dari Jerman, berdarah Tunisia. Pemain terbaik dunia dalam tim nasional Prancis pada Piala Dunia 2006, Zinedine Zidane adalah keturunan Aljazair. Giovanni Christiaan van Bronckhorst, kapten tim nasional Belanda dalam Piala Dunia 2010 adalah keturunan Indonesia. Dan, ada Radja Nainggolan (22) yang sekarang bermain di Liga Serie A Italia, memperkuat klub Cagliari. Nainggolan pernah memperkuat tim nasional Belgia. Adakah yang tidak percaya Radja Nainggolan bukan berdarah Indonesia? Radja Nainggolan asli halak hita.

Jika saat melawan Malaysia ada dua pemain yang masuk trending topic world wide, yakni Irfan Bachdim dan Christian Gonzales, setelah membabat Laos, maka Bachdim, Firman Utina, Oktovianus Maniani dan Arif Suyono, masuk dalam daftar lima dari enam nama olahragawan trending topic world wide. Satu nama lainnya adalah Adrian Gonzalez, pemain baseball Padres yang dalam proses transfer untuk pindah ke Red Sox. Bukan main. Artinya, merekalah topik pembicaraan terhangat di jagat maya Indonesia bahkan di dunia saat ini. Mungkin berlebihan, tapi itu kenyataan.

Masyarakat kita sudah lama merindukan munculnya seorang idola, apalagi di lapangan sepak bola. Kita sudah letih kalah terus. Irfan Bachdim kelihatannya memenuhi syarat untuk menjadi seorang idola. Tampan dan didukung pula dengan kemampuan teknis yang mumpuni dan masih mungkin berkembang. Semoga Irfan Bachdim dan tim nasional kita tak lupa daratan.

Bila Giovanni dan Radja Nainggolan bersedia segera bergabung dengan tim nasional Indonesia, mereka juga akan menjadi idola.

kolom - Riau Pos 6 Des 2010
Tulisan ini sudah di baca 1512 kali
sejak tanggal 06-12-2010

Kumpulan tulisan lainnya. : Jurnal Chaidir | Opini Chaidir | Kolom Chaidir | Fabel Chaidir

Buku Chaidir. : Demang Lebar Daun | Membaca Ombak | Menertawakan Chaidir | 1001 Saddam | Panggil Aku Osama | Berhutang Pada Rakyat