drh. Chaidir, MM | Raja Padang Pasir | BEBERAPA jenis binatang dengan sifat dan keunggulan khasnya disebut dalam kitab suci Al Quran, seperti lebah, semut, gajah, kuda, unta, kucing, anjing, burung gagak, burung hud-hud, ikan paus, cicak, lalat, laba-laba, dan lain sebagainya. Binatang tersebut tertulis dalam kitab suci, sebagian dimaksu
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Raja Padang Pasir

Oleh : drh.chaidir, MM

BEBERAPA jenis binatang dengan sifat dan keunggulan khasnya disebut dalam kitab suci Al Quran, seperti lebah, semut, gajah, kuda, unta, kucing, anjing, burung gagak, burung hud-hud, ikan paus, cicak, lalat, laba-laba, dan lain sebagainya. Binatang tersebut tertulis dalam kitab suci, sebagian dimaksudkan dalam rangka menceritakan kisahnya yang unik menarik, sebagian lainnya dijadikan sebagai perumpamaan atau pemisalan supaya menjadi pelajaran bagi umat manusia. Namun, lebih dari itu semua, keunikan binatang-binatang tersebut adalah menjadi tanda kekuasaan Tuhan Sang Maha Pencipta.

Salah satu hewan yang banyak disebut dalam Al Qur'an adalah Unta. Unta atau onta adalah spesies hewan menyusui berkuku belah dari genus Camelus (satu jenis berpunuk tunggal - Camelus dromedarius, satu lagi berpunuk ganda - Camelus bactrianus). Unta hidup di wilayah kering dan gurun di Asia dan Afrika Utara.

Unta hidup di padang pasir seperti di negeri Arab atau di Afrika yang memiliki perbedaan siang-malam dengan temperatur udara sangat ekstrim; suhu esktrim seperti ini mampu membunuh mayoritas makhluk hidup. Unta memiliki rambut tebal yang menutupi tubuhnya, sehingga mampu melindungi kulit unta dari terpaan sinar matahari yang panas membakar. Sebaliknya, pada cuaca yang amat dingin rambut ini mampu menjaga tubuh unta agar tetap hangat. Unta padang pasir tidak begitu terpengaruh oleh temperatur yang mencapai 50C. Sebaliknya, unta yang berpunuk ganda mampu bertahan hidup pada suhu minus 50C. Cuaca ekstrim ini kelihatannya tidak berlaku bagi unta. Dia dapat tinggal dan hidup nyaman.

Selain itu, unta mampu untuk tidak makan dan minum selama beberapa hari. Mamalia ini dapat melakukan perjalanan jauh dengan beban ratusan kilogram di punggungnya selama berhari-hari. Oleh karena itulah binatang yang dijuluki kendaraan padang pasir ini.

Bagaimana ketika badai pasir menerpa? Dont worry, unta memiliki perangkat istimewa. Kelopak matanya yang transparan menjadikannya tetap bisa mengamati keadaan sekitar walaupun matanya tertutup. Hidungnya pun didesain memiliki penutup khusus agar debu dan pasir tidak mengganggu pernafasannya.

Kemampuannya meminum air hingga sepertiga berat tubuhnya dalam waktu relatif cepat dan persediaan lemak di punuknya hingga 40 kg, menjadikannya mampu bertahan hidup delapan hari dalam suhu 50 derajat celcius. Sungguh sebuah keajaiban bagi binatang di lingkungan yang hanya dihidupi tanaman keras lagi berduri ini.

Keberadaan punuk (punggung yang menonjol vertikal ke atas) merupakan keuntungan tersendiri bagi unta. Seperlima berat tubuh unta adalah lemak yang tersimpan pada punuk tersebut. Tubuhnya mampu mengubah lemak menjadi senyawa bermanfaat lainnya termasuk air, maka penyimpanan lemak hanya pada satu tempat ini mencegah pengeluaran air dari keseluruhan tubuh unta. Hal ini memungkinkan unta menggunakan air secara hemat.

Kendatipun unta berpunuk mampu menghabiskan 30-50 kg makanan dalam satu hari, namun dalam situasi yang sulit binatang ini mampu hidup selama satu bulan dengan hanya mengkonsumsi makanan 2 kg rumput per hari. Uniknya, unta memiliki bibir yang sangat kuat dan mirip karet yang menjadikannya mampu memakan duri yang cukup tajam untuk merobek kulit yang tebal sekalipun. Di samping itu, unta memiliki perut dengan empat bilik, serta sistem pencernaan yang sangat kuat yang mampu mencerna apa saja yang dimakannya. Ciri-ciri ini sangat sesuai bagi binatang yang hidup di iklim sangat kering.

Telapak kaki unta memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan ukuran dan panjang kakinya. Kaki ini dirancang secara khusus dan sengaja diciptakan dengan ukuran besar untuk membantu berjalan di atas padang pasir dengan mudah tanpa terperosok. Telapak kaki ini memiliki bentuk melebar dan menggembung. Selain itu, kulit yang tebal pada telapak tersebut merupakan bentuk perlindungan terhadap pasir gurun yang panas membakar.

Tentu menjadi renungan bagi kita, unta diciptakan memiliki keistimewaan agar dia mampu hidup di alam yang sangat ganas seperti di gurun pasir. Maha super sekali.

fabel - Koran Riau 16 Juni 2015
Tulisan ini sudah di baca 556 kali
sejak tanggal 16-06-2015

Kumpulan tulisan lainnya. : Jurnal Chaidir | Opini Chaidir | Kolom Chaidir | Fabel Chaidir

Buku Chaidir. : Demang Lebar Daun | Membaca Ombak | Menertawakan Chaidir | 1001 Saddam | Panggil Aku Osama | Berhutang Pada Rakyat