drh. Chaidir, MM | Buaya Jadi Tersangka | ADA-ADA saja Amerika. Seekor buaya sepanjang hampir tiga meter, kamis pekan lalu, ditetapkan menjadi tersangka tunggal  dalam kasus dugaan pembunuhan dua ekor kucing di halaman belakang sebuah rumah di kota satelit Van Nuys, Los Angeles (Harian Kompas 17/1/2015 mengutip Kantor Berita Reuter).r/n/r/n
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Buaya Jadi Tersangka

Oleh : drh.chaidir, MM

ADA-ADA saja Amerika. Seekor buaya sepanjang hampir tiga meter, kamis pekan lalu, ditetapkan menjadi tersangka tunggal dalam kasus dugaan pembunuhan dua ekor kucing di halaman belakang sebuah rumah di kota satelit Van Nuys, Los Angeles (Harian Kompas 17/1/2015 mengutip Kantor Berita Reuter).r/n/r/n/Mark Salazar dari Badan Pengendalian Los Angeles mengatakan, buaya yang berusia 40 tahun itu dan dipelihara secara illegal sejak 1970-an, ditemukan disebuah kotak tertutup bersama bangkai dua kucing, yang juga dipelihara sang pemilik rumah. Salazar secara cepat dan tegas telah memerintahkan sebuah penyelidikan kriminal terhadap kasus ini.r/n/r/n/Tapi penyelidikan kriminal tersebut bukan terhadap perbuatan kriminal sang buaya yang diduga keras telah menghabisi nyawa dua ekor kucing malang itu, melainkan dalam kasus pemeliharaan buaya secara illegal. Ron Gorecki sang pemilik rumah, mengatakan dia hanya membantu saudara perempuannya memelihara buaya yang bernama Jaxson itu.r/n/r/n/Tidak diberitakan secara tegas jenis kelamin sang buaya, jantankah atau betinakah, atau tidak jelas jantan betinanya. Ditilik dari namanya, Jaxson, buaya ini agaknya jantan, tapi tidak jaminan, sebab bisa saja itu nama keluarga. Tapi kalau sungguh-sungguh buaya tersangka itu jantan, maka sebaiknya Jaxson harus ekstra hati-hati menjaga instrumen kejantanannya, sebab kaum laki-laki di sebuah negeri nun di sana, di samping sedang tergila-gila dengan batu-batuan akik (sehingga kekurangan jari untuk dipasangi cincin), mereka tak pernah putus asa mencari tangkur buaya. Tangkur buaya itu mitos kejantanan perkasa bagi laki-laki dewasa, konon katanya lebih dahsyat daripada berbagai jenis obat kuat yang banyak diiklankan di media massa.r/n/r/n/Tidak diberitakan juga apakah buaya tersangka di Amerika itu jenis buaya sungai, buaya muara, atau buaya rawa. Tapi yang jelas bukan buaya darat. Sebab buaya darat tak akan menyimpan bangkai kucing di bawah kotak, sebab buaya darat tak sudi makan bangkai. Buaya darat sangat selektif dalam memilih daging. Kalau ingin tahu daging segar kesukaan buaya darat, tanyalah sang buaya darat.r/n/r/n/Buaya tersangka di negeri Paman Obama juga jelas bukan dari jenis buaya yang dimaksud dalam perumpamaan "cicak vs buaya" di sebuah negeri antah berantah itu, yang sudah berulang-ulang dan jilid berjilid. Lama-kelamaan perseteruan, cicak vs buaya bisa masuk dalam kategori "never ending problem", tinggal pengakuan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) saja atau bahkan masuk dalam The Guinnes Book of Records sekalian. Buaya dalam versi cicak vs buaya jelas beda. Namanya juga perumpamaan.r/n/r/n/Namun demikian, dalam hal nokmenklatur "tersangka", kelihatannya sama saja maknanya di negeri Paman Obama dan di negeri Mas Jokowi. Tersangka adalah pihak yang dipersangkakan diduga tersangkut dalam masalah hukum. Tersangka belum tentu bersalah. Masing-masing pihak, yang dituntut dan pihak penuntut harus menghadirkan fakta-fakta, bukti-bukti, kesaksian dan dalil-dalil hukum di meja hijau alias meja persidangan di peradilan. Fakta-fakta dan dalil-dalil hukum tersebut diungkap di bawah sumpah. Oleh karena itulah, sebelum hakim menjatuhkan vonis, semua pihak dituntut untuk menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.r/n/r/n/Bedanya, tidak seperti di negeri Paman Obama, penegakan hukum di negeri kita masih bermasalah. Pedang hukum sering disebut tajam ke bawah tumpul ke atas. Pilih kasih, tebang pilih. Mafia kasus dan mafia hukum masih merajalela. Penjara belum memberi efek jera, karena sudah menjadi rahasia umum, koruptor yang berkantong tebal bisa menyelinap keluar-masuk penjara. Mereka pun setiap Hari Besar, mendapat remisi sehingga, seorang koruptor yang divonis 10 tahun misalnya, dalam tempo lima tahun sudah bisa bebas bersyarat.r/n/r/n/Buaya Amerika itu jelas tertangkap tangan atau tertangkap basah. Oleh karenanya langsung ditetapkan sebagi tersangka tunggal. Persoalan seberapa berat vonis hakim nanti, kita belum tahu yang pasti sang buaya sudah dikurung di kebun binatang.

fabel - Koran Riau
Tulisan ini sudah di baca 611 kali
sejak tanggal 21-01-2015

Kumpulan tulisan lainnya. : Jurnal Chaidir | Opini Chaidir | Kolom Chaidir | Fabel Chaidir

Buku Chaidir. : Demang Lebar Daun | Membaca Ombak | Menertawakan Chaidir | 1001 Saddam | Panggil Aku Osama | Berhutang Pada Rakyat