drh. Chaidir, MM | Fenomena Dolly Tandingan | DOLLY yang satu ini tak ada kaitan sanak famili sama sekali dengan tante Dolly sosok legendaris pendiri kompleks prostitusi terkenal dan terbesar di Asia Tenggara yang sudah dilibas habis oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini itu. Dolly yang sedang kita bicarakan ini sudah lama mati. Dolly terpint
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Fenomena Dolly Tandingan

Oleh : drh.chaidir, MM

DOLLY yang satu ini tak ada kaitan sanak famili sama sekali dengan tante Dolly sosok legendaris pendiri kompleks prostitusi terkenal dan terbesar di Asia Tenggara yang sudah dilibas habis oleh Walikota Surabaya, Tri Rismaharini itu. Dolly yang sedang kita bicarakan ini sudah lama mati. Dolly terpinta umur pendek.r/n/r/n/Dolly hanya berumur enam tahun, separoh dari rata-rata umur normal kawan sebangsanya. Tapi Dolly ini menggemparkan dunia karena menjadi makhluk pertama yang dilahirkan pada 1996 sebagai hasil kloning, rekayasa genetika, karya manusia. Dolly adalah seekor domba betina.r/n/r/n/Teknologi kloning adalah suatu cara reproduksi yang menggunakan teknik tingkat tinggi di bidang rekayasa genetika untuk menciptakan makhluk fotokopi alias copy paste alias makhluk tandingan tanpa mengawinkan jantan dan betina seperti lazimnya. Kloning berasal dari kata "clone" artinya mencangkok. Secara sederhana bisa dipahami, teknik ini adalah cara reproduksi vegetatif buatan yang dilakukan pada hewan dan atau manusia. Seperti yang kita ketahui, pada umumnya hewan (termasuk manusia) hanya bisa berkembang biak dengan melakukan reproduksi generatif (kawin) yang dicirikan adanya pembuahan sel telur (ovum) oleh sperma. Sedangkan pada reproduksi vegetatif tidak ada proses tersebut, karena individu baru (hasil perkembang biakan) berasal dari bagian tubuh tertentu dari induknya, misalnya melalui stek atau okulasi. Dengan teknik kloning, hewan dan manusia bisa diperbanyak secara vegetatif (tanpa kawin) seperti pada tumbuhan itu.r/n/r/n/Teknik kloning terkenal sejak tahun 1996 setelah Prof Keith Campbell, profesor kehewanan pada Universitas Nottingham yang bekerja di bawah pimpinan proyek Dr. Ian Welmut, seorang ilmuwan Scotlandia (pada Roslin Institute) berhasil dengan sukses melakukan kloning pada domba yang kemudian dikenal dengan nama Dolly. Dolly lahir dengan selamat dan sehat sentausa. Sayangnya selama perjalanan hidupnya dia gampang sakit dan akhirnya mati pada umur 6 tahun.r/n/r/n/Teknik kloning ini telah mampu membuka harapan besar untuk menghidupkan kembali satwa-satwa yang telah punah. Seorang profesor Biologi asal Jepang, Teruhiko Wakayama, berhasil membuat kloning dari seekor mencit yang telah beku selama dua dekade. Keberhasilan ini memicu kemungkinan terobosan yang lebih spektakuler lagi, yakni ‘membangkitkan kembali’ makhluk hidup yang telah punah! Misalnya burung Dodo (Raphus cucullatus), serigala Tasmania (Thylacinus cynocephalus), sampai beberapa subspesies dari harimau yang telah punah (Panthera tigris balica, Panthera tigris sondaicus). Menurut ilmuwan ini bukan isapan jempol. Para ilmuwan di San Diego telah mengambil sedikit jaringan dari spesimen awetan banteng Jawa yang telah mati selama beberapa tahun, kemudian mengisolasi DNA banteng Jawa tersebut, kemudian melakukan prosedur teknik kloning. Hasilnya, dua ekor banteng Jawa berhasil dilahirkan dari rahim sapi biasa. Jadi impian menghidupkan spesies yang telah punah, seperti Jurassic Park, tidak lagi dianggap fiksi sain belaka.r/n/r/n/Ilmuwan AS tak mau ketinggalan. Mereka mempublikasikan pula kloning pada monyet. Ini sebuah eksperimen yang revolusioner dalam rangka menciptakan duplikat makhluk hidup melalui rekayasa genetika. Yang mengejutkan, di kalangan biolog Amerika tersebar isu, sekelompok kecil ahli biologi telah berhasil melakukan eksperimen, mereka melakukan kloning manusia. Beberapa sumber yang sangat terbatas menyebut bayi hasil kloning tersebut sampai saat ini terus dimonitor secara ketat karena para ahli tersebut belum bisa memprediksikan akan menjadi apa bayi tersebut nanti kalau sudah dewasa, jadi manusia normal, menjadi robotkah atau menjadi monster yang tidak bisa dikendalikan. Namun hasil eksperimen ini dirahasiakan secara sangat ketat karena dikhawatirkan akan ada reaksi menentang dari kaum religius di seluruh dunia.r/n/r/n/Para ahli biologi dunia telah berhasil menciptakan duplikat alias individu tandingan domba, sapi, kera, bahkan konon manusia. Ada yang menganggap klonning manusia merupakan tanda-tanda akhir zaman. Konon (sekali lagi konon), politisi kita di Indonesia tak mau kalah dengan domba Dolly tandingan itu. Maka kita pun merekayasa banyak duplikat atau tandingan. Ada DPR tandingan, ada partai tandingan, ada gubernur tandingan, dan sebagainya. Pada saatnya nanti kita mungkin meragukan, jangan-jangan suami-istri kita bukan yang asli, tapi tandingan. Meleset.

fabel - Koran Riau
Tulisan ini sudah di baca 533 kali
sejak tanggal 09-12-2014

Kumpulan tulisan lainnya. : Jurnal Chaidir | Opini Chaidir | Kolom Chaidir | Fabel Chaidir

Buku Chaidir. : Demang Lebar Daun | Membaca Ombak | Menertawakan Chaidir | 1001 Saddam | Panggil Aku Osama | Berhutang Pada Rakyat