drh. Chaidir, MM | Unta Sanggup Puasa | PENAMPILAN unta tak lucu seperti panda, tak unyu seperti kucing, atau tidak keren seperti  leopard. Wajahnya biasa-biasa saja, tak menarik perhatian, tak pula
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Unta Sanggup Puasa

Oleh : drh.chaidir, MM

PENAMPILAN unta tak lucu seperti panda, tak unyu seperti kucing, atau tidak keren seperti leopard. Wajahnya biasa-biasa saja, tak menarik perhatian, tak pula "eye catching", bak istilah anak muda. Tak ada yang istimewa dari penampilannya.

Tapi hewan yang satu ini, yang disebut dalam kitab suci AlQuran, sesungguhnya sangat luar biasa. Tubuhnya memiliki beberapa keistimewaan, yang memungkinkan unta bertahan hidup berpuasa berhari-hari tanpa air dan makanan, dan mampu mengangkat beban ratusan kilogram selama berhari-hari tanpa istirahat sejenak meletakkan bebannya.

Menurut berbagai sumber, unta dapat bertahan hidup tanpa makanan dan air selama delapan hari pada suhu 50 derajat Celcius. Pada masa ini, ia kehilangan 22% dari keseluruhan berat badannya. Sementara manusia akan sekarat jika kehilangan air setara dengan 12% berat badan, seekor unta kurus dapat bertahan hidup kendatipun kehilangan air setara dengan 40% keseluruhan berat badan.

Unta kelihatannya diciptakan sebagai hewan yang mampu bertahan pada cuaca yang ekstrim di gurun pasir yang menjadi habitatnya. Di gurun pasir, pada siang hari cuaca ekstrim panas dan pada malam hari cuaca bisa ekstrim dingin. Unta Baktria yang berpunuk dua bahkan mampu bertahan hidup pada suhu hingga serendah minus 50 derajat Celcius. Bulu tebal di seluruh tubuhnya membuat kulit unta tidak tertembus terik matahari padang pasir. Bulu ini juga menghangatkan unta dalam kondisi cuaca yang membekukan. Unta jenis Baktria tersebut mampu bertahan hidup pada dataran tinggi, 4000 m di atas permukaan laut. Dalam logika biasa, tak mungkin seekor hewan, bahkan juga manusia, mampu bertahan dalam kondisi buruk dengan ketiadaan makanan dan minuman. Tapi unta dicipta oleh Sang Maha Pencipta secara istimewa, barangkali agar berguna untuk membantu kehidupan manusia.

Unta mampu mengonsumsi air hingga 30 liter, yaitu sekitar sepertiga dari berat badannya, dalam waktu kurang dari sepuluh menit. Di samping itu, unta memiliki struktur selaput lendir dalam hidungnya yang seratus kali lebih besar dari yang ada pada manusia. Dengan selaput lendir hidungnya yang besar dan melengkung, unta mampu menyerap 66% kelembapan yang ada di udara.

Punuk adalah perangkat pendukung lain bagi unta. Seperlima dari seluruh berat badan unta tersimpan dalam bentuk lemak pada punuknya. Penyimpanan lemak tubuh hanya pada satu bagian tubuh mencegah pengeluaran air dari seluruh tubuhnya yang berkaitan dengan lemak. Ini memungkinkan unta menggunakan air secara minimum.

Walau mampu mengkonsumsi 30-50 kg makanan dalam sehari, tapi dalam kondisi darurat, unta mampu bertahan hidup hingga sebulan hanya dengan 2 kg rumput sehari. Unta memiliki bibir yang sangat kuat dan mirip karet, yang memungkinkannya memakan duri yang cukup tajam. Di samping itu, unta memiliki lambung berbillik empat dan system pencernaan yang sangat kuat, yang mampu mencerna apapun yang ia makan.

Tidak hanya itu, mata unta tenyata memiliki dua lapisan bulu mata (mungkin bulu mata badainya artis Syahrini dapat ide dari bulu mata unta ini, siapa tahu). Bulu mata ini berguna untuk melindungi mata unta dari badai pasir yang kuat. Selain itu, unta mampu menutup lubang hidungnya, sehingga pasir tidak dapat masuk.

Unta juga tak pernah dilaporkan punya masalah dengan lututnya, kendati ia berhari-hari harus berjalan tanpa jeda. Hal ini dimungkinkan karena tungkai unta secara khusus dirancang besar dan lebar untuk membantunya berjalan di atas pasir tanpa terperosok. Telapak kakinya juga luas dan menggembung. Selain itu, kulit tebal khusus di bawah telapak kakinya merupakan perlindungan terhadap pasir yang membakar di gurun pasir.

Unta yang perkasa dan nyamuk yang lemah, semua diciptakan untuk makhluk lain bernama manusia yang diberi akal budi. Selamat berpuasa Ramadhan.


fabel - Koran Riau
Tulisan ini sudah di baca 438 kali
sejak tanggal 08-07-2014

Kumpulan tulisan lainnya. : Jurnal Chaidir | Opini Chaidir | Kolom Chaidir | Fabel Chaidir

Buku Chaidir. : Demang Lebar Daun | Membaca Ombak | Menertawakan Chaidir | 1001 Saddam | Panggil Aku Osama | Berhutang Pada Rakyat