drh. Chaidir, MM | Gaya Kepemimpinan Semut | ALAM Terkembang Jadi Guru, tulis Pujangga AA Navis. Pesannya mudah terbaca. Alam semesta kita ini ini dengan segala isinya saling memberi tanda kehidupan satu sama lain. Adakalanya tingkah laku manusia ditiru oleh hewan, adakalanya tingkah laku hewan pula ditiru manusia. Ada tingkah laku yang baik a
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Gaya Kepemimpinan Semut

Oleh : drh.chaidir, MM

ALAM Terkembang Jadi Guru, tulis Pujangga AA Navis. Pesannya mudah terbaca. Alam semesta kita ini ini dengan segala isinya saling memberi tanda kehidupan satu sama lain. Adakalanya tingkah laku manusia ditiru oleh hewan, adakalanya tingkah laku hewan pula ditiru manusia. Ada tingkah laku yang baik ada tingkah laku yang buruk.

Alam, kini sudah menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang di segala aspek kehidupan. Salah satu yang menjadikan alam sebagai sumber inspirasi bagi aspek kehidupan adalah kepemimpinan alamiah (lead of nature). Kepemimpinan alamiah adalah gaya kepemimpinan yang terinspirasi dari alam. Salah satu misalnya kehidupan semut. Semut, makhluk kecil dan lemah itu, telah memberi contoh gaya kepemimpinan.

Semut adalah serangga yang kecil yang terdiri dari ribuan species. Semut memiliki organisasi sosial yang rapi berkasta-kasta dalam kelompoknya. Ada semut jantan, betina, pekerja, pengawal ratu, dan sebagainya? Semut membuat sarang tempat ratu tinggal. Umur semut rata-rata 4-7 tahun, kecuali ratu semut bisa mencapai umur 15 tahun. Ratu semut yang tinggal dalam gundungan tanah tersebut, kini diyakini oleh manusia sebagai obar yang mujarab uuntuk berbagai jenis penyakit.

Kehidupan semut, organisasi sosialnya, dan kepemimpinannya telah banyak ditulis dalam berbagai versi cerita. Semut ternyata memiliki Gaya Kepemimpinan yang layak diadopsi oleh manusia. Gaya Kepemimpinan Semut versi 7Top Ranking.blogspot.com secara ringkas digambarkan sebagai berikut:
1. Memiliki kehidupan sosial tinggi
Semut adalah hewan yang hidup berkoloni, karena hidup secara berkelompok, semut memiliki kehidupan sosial yang tinggi, setiap kasta ada pemimpinnya yang memberi contoh. Mereka selalu bergotong royong jika ada semut yang menemukan makanan, mereka saling mengingatkan jika dalam keadaan bahaya, akan saling menolong jika diserang.
2. Memiliki kehidupan yang teratur
Semut adalah hewan yang hidupnya sangat teratur. Masing-masing tahu tugas dan kewajibannya. Tidak ada rasa iri walapun tugasnya berbeda-beda. Dalam koloni semut terdapat semut pekerja, semut pejantan, semut prajurit dan ratu semut. Namun dalam kehidupan semut tidak ada yang mengawasi, semut bukan budak dari siapapun, tidak ada semut yang tugasnya untuk mengontrol semut lainnya.
3. Mudah beradaptasi
Semut adalah hewan yang dapat hidup di mana-mana, ada yang tinggal di tanah, di pohon, di daun yang membusuk, di dalam rumah, dan di banyak tempat lagi, semut dapat hidup di mana-mana, karena semut dapat dengan mudah beradaptasi dengan lingkunganya.
4. Tidak putus asa dan Kuat
Semut adalah serangga yang tidak pernah putus asa, coba perhatikan ketika semut memperoleh makanan yang besar atau sulit terjangkau, mereka akan berusaha dengan daya upaya untuk mengambil atau memperoleh makanan tersebut, semut tidak pernah mau meninggalkan makanan tersebut sebelum memperolehnya. Semut adalah serangga yang kuat, mereka dapat mengangkat barang yang beratnya sepuluh kali lipat dari berat tubuhnya, bahkan gajahpun tidak sanggup melakukan hal demikian, semut yang kelihatannya lemah sesungguhnya memiliki kekeuatan yang luar biasa.
5. Rajin
Semut adalah serangga yang sangat rajin, apalagi ketika mereka menemukan makanan, semut akan membawa makanan tersebut dan tak akan mau berhenti bekerja sebelum makanan tersebut habis dibawa.
6. Berani berkorban dan Setia Kawan
Semut, walaupun hidup berkoloni, namun secara individu mereka terkadang tidak memikirkan dirinya sendiri, mereka selalu mengutamakan kepentingan komunitas dan terkadang semut harus mengorban dirinya untuk hal demikian.
Semut adalah serangga yang setia kawan. Semut yang berkorban dan mati, mayatnya diangkut oleh teman-temannya kembali ke sarang, demikian juga ketika ada semut yang terluka, maka segera semut lain menolong dan membawanya pergi menjauh.
7. Bijaksana
Semut adalah serangga yang bijaksana, mereka tahu kapan harus mencari makanan, kapan harus istirahat, pada musim panas, semut segera mencari makanan dan menggumpulkan makanan sebanyak mungkin, supaya ketika musim kemarau berlalu dan mereka tidak bisa bekerja, mereka masih memiliki cadangan makanan yang banyak.

Gaya kepemimpinan semut itu banyak ditiru oleh manusia dalam kehidupan modern sekarang. Satu hal yang tidak ditiru, semut tak pernah korupsi.


fabel - Koran Riau
Tulisan ini sudah di baca 1809 kali
sejak tanggal 25-02-2014

Kumpulan tulisan lainnya. : Jurnal Chaidir | Opini Chaidir | Kolom Chaidir | Fabel Chaidir

Buku Chaidir. : Demang Lebar Daun | Membaca Ombak | Menertawakan Chaidir | 1001 Saddam | Panggil Aku Osama | Berhutang Pada Rakyat