drh. Chaidir, MM | Naluri  Kasih Sayang Ibu | GARA-GARA nila setitik rusak susu sebelanga. Bidal itu agaknya paling pas untuk menggambarkan kado pahit peringatan Hari Ibu tahun ini. Berjuta-juta ibu kandung, ibu tiri, ibu angkat, ibu asuh, makcik, bude, tante, dan ibu-ibu lain di seluruh nusantara mendapat ucapan Selamat Hari Ibu dari anak-anak
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Naluri Kasih Sayang Ibu

Oleh : drh.chaidir, MM

GARA-GARA nila setitik rusak susu sebelanga. Bidal itu agaknya paling pas untuk menggambarkan kado pahit peringatan Hari Ibu tahun ini. Berjuta-juta ibu kandung, ibu tiri, ibu angkat, ibu asuh, makcik, bude, tante, dan ibu-ibu lain di seluruh nusantara mendapat ucapan Selamat Hari Ibu dari anak-anaknya, kerabat dan handai taulan dari segenap penjuru angin.

Kemajuan teknologi komunikasi mempermudah pengiriman ucapan selamat sehingga semakin membangkitkan kesadaran terhadap peran seorang ibu di tengah keluarga dan masyarakat. Tidak sedikit ibu-ibu yang menjadi pahlawan dalam keluarganya, membesarkan dan mendidik anak-anaknya termasuk anak tiri dan anak angkat sekali pun. Tidak sedikit ibu-ibu yang mendapat julukan "super mommy" karena perannya yang sangat hebat bagi anak-anaknya. Tapi suasana itu dirusak oleh segelintir ibu-ibu lain yang tidak bertanggung jawab.

Ada tiga kejadian yang menyedihkan. Pertama (15/12), berita penganiayaan terhadap Aditya (8 tahun) yang dilakukan oleh ibu tirinya, Ervina (36) dan ayah kandungnya Surya Atmaja (35 tahun). Dalam keadaan luka-luka dan lemah tak berdaya, Aditya ditinggal di kebun sawit, di Kabupaten Kampar Riau. Untung Aditya selamat setelah mendapat pertolongan.

Berita kedua (18/12), tentang nasib malang yang menimpa bocah Muhammad Rizky Zacky (3) di Perumahan Puri Mas Batuaji. Anak ini tewas setelah dianiaya oleh Rosalina (23) ibu tirinya dan ayah kandungnya Achen Saputra (27). Berita ketiga dan terbaru (23/12), seorang balita piatu di Kelurahan Sri Meranti Kecamatan Rumbai, Pekanbaru, berinisial MY (3) disiksa oleh tantenya sendiri, sampai lebam pada bagian mata dan pipinya.

Jelas, ibu tiri yang baik, yang menyayangi anak tirinya sebagaimana anak kandungnya sendiri, pasti jauh lebih banyak. Tapi Ervina, Rosalina, dan tante yang kejam itu, telah merusak reputasi kaum ibu. Kita tentu juga bisa bertanya kemana ibu kandung Aditya dan Rizky Zacky? Apapun alasan terpisahnya ibu kandung dan anaknya itu, telah membuat sang anak kandung jadi korban. Tidakkah banyak juga ibu-ibu kandung lain yang menyia-nyiakan anak kandungnya?

Naluri kasih sayang ibu kepada anaknya sesungguhnya dimiliki oleh semua makhluk hidup. Naluri juga bagi sang anak yang mengharapkan kasih sayang dan perlindungan dari ibunya. Pada manusia naluri hubungan anak-ibu atau ibu-anak itu masih diberi atribut lain yang benama hak dan kewajiban. Hak anak-anak untuk medapatkan kasih sayang dan perlindungan, dan kewajiban bagi orang tua untuk memberi kasih sayang dan perlindungan. Tapi binatang tak memerlukan atribut itu, naluri kasih sayang mereka kepada anaknya tak memerlukan alasan apapun.

Di kebun binatang Samut Prakan Crocodile Farm and Zoo di Bangkok (sebagaimana dimuat dalam situsnya), seekor induk simpanse bernama Do Do yang menjadi penghuni kebun binatang tersebut memelihara seekor bayi harimau yang berumur dua bulan yang diberi nama Aorn. Dodo terlihat sangat menyayangi Aorn. Aorn duduk di pangkuan Do Do sambil diberi susu dalam botol dot oleh sang induk angkat. Dan masih banyak lagi kisah dari dunia binatang yang menunjukkan kasih sayang induk kepada anaknya.

Kisah yang sangat menyentuh tentang naluri keibuan, yang banyak ditonton melalui media sosial, diposting oleh www.anamarzablog.com berupa sebuah rekaman video. Dalam video terlihat seekor leopard menangkap dan membunuh seekor baboon (kera besar buas di Afrika). Leopard tidak menyadari, rupanya ada bayi baboon yang mendekap perut induknya yang terbunuh. Tanpa disangka, naluri keibuan leopard menyebabkan ia memelihara dan menjaga anak baboon tersebut. Padahal leopard adalah hewan buas. Barangkali hari ketika leopard menyelamatkan anak baboon itu bisa dijadikan "Hari Naluri Kasih Sayang Ibu".

fabel - Koran Riau
Tulisan ini sudah di baca 701 kali
sejak tanggal 24-12-2013

Kumpulan tulisan lainnya. : Jurnal Chaidir | Opini Chaidir | Kolom Chaidir | Fabel Chaidir

Buku Chaidir. : Demang Lebar Daun | Membaca Ombak | Menertawakan Chaidir | 1001 Saddam | Panggil Aku Osama | Berhutang Pada Rakyat