drh. Chaidir, MM | Singa Yang Sombong | TIDAK semua singa baik dan memiliki rasa persahabatan yang tulus seperti kisah nyata singa Christian dan tuannya, yang pernah menghebohkan dunia. Singa tetaplah singa, sepuluh besar predator terbuas di dunia. Singa sering digambarkan sebagai binatang yang sombong karena kedigdayaannya di rimba belan
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Singa Yang Sombong

Oleh : drh.chaidir, MM

TIDAK semua singa baik dan memiliki rasa persahabatan yang tulus seperti kisah nyata singa Christian dan tuannya, yang pernah menghebohkan dunia. Singa tetaplah singa, sepuluh besar predator terbuas di dunia. Singa sering digambarkan sebagai binatang yang sombong karena kedigdayaannya di rimba belantara.

Perilaku singa sering diceritakan di bangku sekolah atau sebagai pengantar tidur anak-anak. Alkisah, suatu hari seekor singa sedang tidur dengan lelap di dalam hutan. Seekor tikus kecil secara tidak sengaja telah mengganggu tidur sang raja. Sang singa marah. Tikus sangat ketakutan dan berupaya kabur melarikan diri secepat-cepatnya, tetapi terlambat. Singa yang marah karena merasa terganggu, dengan mudah mengcengkeram tikus kecil tersebut.

"Ampuni aku, Tuan!" kata sang tikus menghiba. "Tolong lepaskan aku, suatu saat nanti aku akan membalas kebaikanmu."

Singa tertawa terbahak-bahak karena merasa geli. Dia memandang remeh tikus, manalah mungkin seekor tikus kecil bisa memberikan pertolongan kepada seekor singa yang gagah perkasa, sang raja rimba belantara. Singa merasa lucu, tetapi sesaat dia berpikir dan berbaik hati. "Baiklah tikus kecil, kali ini kulepaskan kau, tetapi sekali lagi kau ganggu tidurku, kutelan kau mentah-mentah."

Singkat cerita, suatu hari, ketika sang singa mengintai mangsanya di dalam hutan, sang Singa tiba-tiba tertangkap oleh jala yang ditebarkan oleh pemburu. Dia berusaha melepaskan jaring tersebut, tapi gagal. Karena tidak dapat membebaskan dirinya sendiri, sang singa mengaum dengan marah. Saat itu sang tikus yang pernah dilepaskannya mendengarkan auman itu dan dengan cepat menuju ke arah dimana sang singa terjerat. Sang tikus kemudian menemukan singa yang sedang meronta-ronta berusaha membebaskan diri. Tanpa rasa takut sang tikus berlari ke tali jerat, dia lalu menggigit tali tersebut satu persatu sampai putus hingga akhirnya sang singa dapat dibebaskan.

Di lain tempat, seekor singa dengan angkuh dan sombong berjalan-jalan ditengah hutan rimba. Singa bertemu dengan sekumpulan monyet, "Auuuuumm, hai Monyet-monyet yang bermuka jelek, siapa yang paling hebat di hutan ini?" Lalu monyet menjawab ketakutan: "Tentu saja anda Tuan Singa."

Sang singa congkak pun berlalu, dan bertemu dengan segerombolan rusa dan kijang, "Auuuumm, hai rusa dan kijang yang dungu, siapa makhluk yang paling ditakuti di hutan ini?".

Rusa dan kijang pun menjawab: "Tentu saja anda Tuan Singa."

Singa semakin besar kepala, dengan lompatan arogan sang singa pun berpindah ke hutan lain. Singa kemudian bertemu dengan seekor gajah jantan yang besar dengan gadingnya yang panjang. "Auuuummm, hai Gajah hidung jelek, siapa yang paling kuat di hutan ini?" Sang gajah diam saja, cuek bebek, tidak menghiraukan sang singa. Merasa dilecehkan, sang singa dengan nada marah bertanya lagi, "Hai gajah goblog, siapa yang paling kuat...?" Belum selesai sang singa bertanya, sang gajah tanpa basa-basi menginjak-injak dan membanting-banting sang singa yang sombong hingga babak belur, lalu sang gajah berjalan acuh tak acuh meninggalkan sang singa mengerang kesakitan.

Sambil terhuyung-huyung dalam keadaan babak belur, sang singa dengan terpatah-patah berkata, "Kalau tidak tahu jawabannya yaa jangan marah gitu dong..." Kasihan singa. Tapi seperti manusia, singa yang sombong itu pandai mencari tempat jatuh.

fabel - Koran Riau
Tulisan ini sudah di baca 1217 kali
sejak tanggal 17-09-2013

Kumpulan tulisan lainnya. : Jurnal Chaidir | Opini Chaidir | Kolom Chaidir | Fabel Chaidir

Buku Chaidir. : Demang Lebar Daun | Membaca Ombak | Menertawakan Chaidir | 1001 Saddam | Panggil Aku Osama | Berhutang Pada Rakyat