drh. Chaidir, MM | Manusia Kelelawar Telan Korban | MAKHLUK aneh dan misterius di negeri kita selalu dikaitkan dengan penampakan roh jahat. Oleh karena itu para peneliti pun enggan mencari tahu lebih jauh. Untuk apa cari-cari kerjaan? Padahal beberapa ahli Cryptozoology (ilmu yg mempelajari tentang hewan-hewan tersembunyi atau misterius) percaya bahw
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Manusia Kelelawar Telan Korban

Oleh : drh.chaidir, MM

MAKHLUK aneh dan misterius di negeri kita selalu dikaitkan dengan penampakan roh jahat. Oleh karena itu para peneliti pun enggan mencari tahu lebih jauh. Untuk apa cari-cari kerjaan? Padahal beberapa ahli Cryptozoology (ilmu yg mempelajari tentang hewan-hewan tersembunyi atau misterius) percaya bahwa di Indonesia ada makhluk-makhluk tersebut.

Beberapa.yang sudah dikenal secara internasional adalah Orang Bati dari Pulau Seram, Maluku, "Orang Pendek" (makhluk pendek berbadan monyet, hidup di Gunung Kerinci, Jambi), Orang Gadang (Bigfootnya Indonesia, dipercaya hidup di Sumatera), ada juga Orang Gugu, yang kadang dianggap sama dengan "Orang Pendek". Dan ada Ahool, hewan seperti kelelawar raksasa (ada yang menyebutnya sebagai Pterodactyl), tinggal di hutan di Pulau Jawa. Beberapa informasi menyebut, Ahool memiliki panjang sayap sekitar 3 meter. Ahool konon pernah terlihat di Gunung Salak.

Situs www.iniunik.web.id mencatat, di Zambia, Afrika Tengah, ada Kongomato. Makhluk ini dikatakan sebagai hewan besar yang terbang dengan badan merah dan sayap kulit. Kongomato juga dilaporkan terlihat di Rhodesia, Angola, dan Congo. Di Papua New Guinea, mahluk ini dinamakan Ropen, yang berarti setan terbang. Penduduk pribumi setempat mengklaim, seperti Kongomato, Ropen juga memakan daging manusia.

Dari Indonesia, yang paling populer di dunia Cryptozoology sebagai makhluk cryptid (makhluk tersembunyi) adalah Orang Bati. Saat ini Orang Bati sudah dikenal sebagai salah satu mahluk Cryptozoology dari Indonesia. Orang Bati adalah hewan legenda Pulau Seram, Hewan ini memiliki tubuh seperti manusia dan bersayap seperti kelelawar. Diceritakan, Orang Bati tinggal di gunung Kairatu dan suka menculik anak kecil untuk disantap (www.beritaunik.net). Menurut Cryptozoology, Orang Bati adalah Pterodactyl (sejenis hewan besar yang terbang, hidup pada zaman Dinosaurus) yang masih hidup pada abad modern ini. Namun teori yang paling populer tentang Orang Bati ini adalah teori Kelelawar Raksasa. Kemungkinan para penduduk melihat seekor kelelawar raksasa pemakan monyet dan salah mengidentifikasikannya, sehingga disebut manusia kelelawar.

Berita yang dimuat www.beritajatim.com pada 18 April 2012 lalu tentang menusia kelelawar, muncul dari Sampang, Madura. Warga digegerkan dengan penemuan kelelawar yang diduga jadi-jadian. Kelelawar jadi-jadian yang biasa disebut 'Pok Kopok' oleh warga sekitar, ditangkap H.Mustofa hari Rabu (18/4/2012) dini hari saat masuk ke dalam kamarnya. H. Mustofa terbangun dan terkejut melihat ada kelelawar masuk, padahal, semua pintu dan jendela rumahnya telah tertutup rapat. Hampir satu jam Mustofa menangkap kelelawar itu selalu gagal. Untung ia ingat mitos dan kepercayaan orang Madura, bila menangkap pok kopok harus dalam kondisi telanjang bulat. H Mustofa pun membuktikannya,dan pok kopok tersebut terkulai jatuh ke lantai tanpa ditangkap. Tak jelas apakah karena kelelawar itu benar pok kopok atau karena terkejut melihat tuan rumah. Masyarakat disekitarnya yakin itu pok kopok alias kelelawar jadi-jadian. Namun tak ada berita dari Madura kelelawar itu berubah menjadi manusia.

Berita tragis tentang Manusia kelelawar justru datang dari Colorado, Amerika Serikat, pada 20 Juli beberapa hari lalu. Pemutaran perdana film manusia kelelawar memakan korban, 12 orang tewas, lebih dari lima puluh orang lainnya luka-luka, termasuk tiga orang WNI. Mereka bukan menjadi mangsa manusia kelelawar, tapi ditembak oleh seseorang yang tergila-gila sebagai pemeran Joker (penjahat), musuh batman dalam film tersebut.

Insiden berdarah pada pemutaran perdana film Batman The Dark Knight Rises di bioskop Century 16 di Aurora, Colorado, AS itu terjadi ketika seorang pria bernama James Holmes, 24 tahun, melepaskan tembakan secara membabi buta ke arah penonton.

Manusia kelelawar (batman) agaknya hanya mitos, tetapi makhluk manusia paling pandai mengarang cerita dan memainkan emosi, walau kemudian dibayar mahal.

fabel - koran riau 24 Juli 2012
Tulisan ini sudah di baca 4358 kali
sejak tanggal 25-07-2012


  

  






Saluran youtube drh. Chaidir, MM

Penetapan Riau sebagai Provinsi Literasi Full