drh. Chaidir, MM
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Menertawakan Chaidir | Bagian : 1

Salah Bus


Oleh : drh.chaidir, MM

Salah Bus

PERTAMA bertugas di ibukota Jakarta, Chaidir menggunakan bus kota ke kantor. Karena belum paham, dia diberi tahu nomor bus kotanya. Nomor 47. Bus itu nanti berhenti tepat di depan kantor. Setelah sekian lama menunggu, bus nomor 47 juga tidak datang. Namun tidak lama kemudian muncullah bus nomor 48.

Tanpa berpikir panjang Chaidir pun naik, toh hanya beda satu nomor pasti nanti berhenti di sekitar kantor. Bus pun berangkat. Setelah sekian lama busnya berhenti dari satu halte ke halte lain barulah Chaidir sadar bahwa tujuan bus itu lain walaupun hanya berbeda satu angka. Sudah terlambat ke kantor, kepanasan, bayar lagi. Dalam hati Chaidir berpikir, "Benar kata orang, sekejam-kejam ibu tiri lebih kejam lagi ibu kota."


Tulisan ini sudah di baca 116 kali
sejak tanggal 29-05-2016

Daftar isi buku Menertawakan Chaidir

  

  


http://drh.chaidir.net/buku/Menertawakan-Chaidir/279-Salah-Bus.html