drh. Chaidir, MM
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Membaca Ombak | Bagian : 2

Gubernur Selebritis


Oleh : drh.chaidir, MM

BINTANG film top Hollywood, Arnold Schwarzenegger, Senin tanggal 17 November 2003 dilantik sebagai gubernur yang ke-38 negara bagian California, Amerika Serikat, setelah dia mengalahkan gubernur yang sedang berkuasa, jago Partai Demokrat, Gray Davis, dalam pemilihan tanggal 7 Oktober lalu. Siapa yang tidak kenal Arnold Schwarzenegger? Selebritis top Hollywood ini, yang bermain sangat hebat dalam film Terminatoe 1, 2, 3 sangat digemari dan populer ditanah air kita. Filmnya yang berjudul Commando, bahkan menjadi film box office.

Amerika kembali membukukan sejarah, jabatan publik atau jabatan politik di negeri itu, tidak hanya diperuntukkan bagi politikus melulu, selebritis pun boleh. Bintang film Ronald Reagan, bahkan terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat yang ke-40 pada tahun 1981 dan kemudian terpilih kembali pada tahun 1984. Bintang film Hollywood lainnya, Clint Eastwood, sukses pula menjadi walikota. Kini harapan besar digantungkan oleh penduduk California di pundak seorang selebritis hebat sebagai gubernur untuk memperbaiki dan meningkatkan lagi kemajuan yang telah diperoleh negara bagian itu. Amerika memang sebuah negeri yang paling menggiurkan dalam mengembangkan kehidupan demokrasi. Siapa pun boleh maju bertarung untuk menjadi pemimpin, menduduki puncak jabatan-jabatan publik, asal ia memiliki kapasitas dan kapabilitas. Seorang petani kacang seperti Jimmy Carter, tetap memiliki ke-percayaan diri yang tinggi untuk tampil sebagai kandidat presiden, dan akhirnya dia mampu meyakinkan rakyat Amerika untuk memilihnya dan dia menang. Arnold Schwarzenegger misalnya, bukanlah "putera daerah" California, ia seorang imigran yang berasal dari Austria. Ayah dan ibunya adalah orang Eropa asli.

Tapi Arnold Schwarzenegger jelas bukan bintang yang hanya bermodal tampang. Dia bukan bintang sembarang bintang. Tapi ibarat tkan belida, duri ada sisik pun punya. Bintang film ini adalah seorang intelektual. Dia orang kuliahan, bukan berandalan yang secara kebetulan ditemukan di perempatan oleh pemandu bakat. la bahkan berhasil meraih gelar Doktor (Ph.D) pada Wisconsin University, sebuah universitas yang cukup ber-genesi di Amprilr?. Tidak har.ya itu, Uiiiveibity Imadec, Austria, negeri asalnya, juga memberikan gelar Doktor pada Arnold. Dan terakhir, gelar Doktor juga diberikan oleh University Chapman. Dengan demikian berarti Arnold Schwarzenegger mengantongi tiga gelar doktor. Saya yakin doktor yang diberikan University Imadec dan University Chapman bukanlah sekelas doktor-doktoran yang di Indonesia sedang musim. Sebab, Arnold tentu tidak membutuhkan itu lagi karena sudah memperoleh Ph.D dari Wisconsin University.

Dari berbagai sumber informasi, diketahui bahwa dengan modal yang ia peroleh dari bermain film, Arnold telah berhasil mengembangkan sebuah kerajaan bisnis.

Restoran Planet Hollywood yang kini memiliki cabang dimana-mana adalah milik Arnold Schwarzenegger. Tidak hanya itu, dia juga sukses sebagai developer, membangun mal dan memiliki beberapa fitness center. Dengan predikat sebagai aktor film dengan honor termahal (tidak kurang dari 30 juta dollar AS atau sekitar 240 milyar rupiah untuk sebuah film) dan gurita bisnisnya, maka wajar kalau dia memiliki pesawat boeing 747 pribadi.

Pemimpin Kuba, Fidel Castro, boleh saja memandang remeh kemampuan Arnold Schwarzenegger memimpin pemerintahan. Tapi berbekal ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah sampai ke jenjang doktor, dan pengalamannya sebagai top eksekutif di kerajaan bisnisnya, keraguan Fidel Castro itu agaknya hanyalah masalah sentimen sejarah saja. Toh, rakyat California tidak ambil pusing. Mereka sedang jatuh cinta dengan Arnold Schwarzenegger sehingga memberikan kemenangan mutlak bagi Arnold. Mereka bahkan berteriak "Eureka" (I have found it - Aku telah menemukannya), sebagaimana motto rakyat California. Isu perselingkuhan Arnold yang dilansir oleh lawan politiknva menjadi tak berarti sama sekali. Agaknya bintang film ini diharapkan mampu menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi oleh California seperti kelesuan perekonomian, defisit anggaran dan berbagai permasalahan lainnya, sama seperti ketika Arnold menumpas kejahatan dalam film-filmnya.

California yang dijuluki "Negeri Emas" (Golden State) yang sekarang dikomandoi oleh Arnold Schwarzenegger, adalah sebuah Negara Bagian dari 50 Negara Bagian (State) di Amerika Serikat. Negara bagian ini terletak di bibir Samudra Pasifik, di barat daya Amerika Serikat. Ibukota California sesungguhnya adalah Sacramento. Tetapi bagi kita, ibukota ini agaknya kurang akrab di telinga, kalah populer dibanding kota lain di California seperti San Francisco dengan jembatan Golden Gate-nya atau Los Angeles dengan Hollywood-nya. Atau barangkali Berkeley yang terkenal dengan perguruan tingginya.

Masalah terbesar yang dihadapi oleh California dewasa ini agaknya tidak hanya masalah perekonomian yang tidak menentu, tetapi juga imej memudarnya cahaya negara bagian tersebut. Dan, sebagaimana "demam" yang melanda bagian dunia lainnya, California juga dilanda krisis kepercayaan kepada pemerintahnya, ketika pemerintah negara bagian itu dianggap tidak lagi capable. Ini pulalah yang dijanjikan hendak dipulihkan oleh Arnold dalam pidato politiknya yang pertama di depan 7500 undangan yang hadir pada acara pelantikannya dan diliput oleh tidak kurang dari 600 orang wartawan media cetak dan elektronik. "Tapi beban itu berat", kata sang gubernur, "saya tidak akan sanggup memikulnya sendiri, saya memerlukan anda semua untuk ikut memikulnya bersama saya". Arnold Schwarzenegger tentu tidak hanya sekedar beretorika, dia sunguh-sungguh mengajak rakyatnya membangun sinergi. Dan itu agaknya akan bisa diperolehnya dalam sema-ngat lagu kebangsaan negara bagian California: "/ love you, California".

Lain California tentu lain pula Riau, lain lubuk lain ikannya, lain padang lain belalangnya. Serupa tapi tak sama. Seperti halnya California, Riau juga pada bulan yang sama, melantik gubernur baru, setelah Rush Zainal memenangkan pemilihan dengan mengalahkan Gubernur Saleh Djasit yang sedang menjabat. Rusli Zainal bukan bintang film seperti Arnold, tapi dalam beberapa dimensi Rusli juga punya kapasitas sebagai bintang. Masih muda dan performance oke, adalah salah satu modalnya. Namun yang menonjol, Rusli adalah seorang qori terbaik provinsi pada zamannya, dan dengan modal suara yang prima Rusli Zainal telah meluncurkan sebuah album yang untuk masyarakat Riau sudah cukup dikenal: Pantai Salop. Dalam masalah suara ini Arnold justru lemah, film-nya hams didubbing karena vokalnya kurang bagus. Dan last but not least, Rusli Zainal telah terbukti seorang pelobi ulung.

Seperti halnya harapan rakyat California kepada gubernur barunya, di sini, di tanah Riau ini, kita pun berpengharapan yang sama: kayuh sampan ini lebih laju lagi, padukan kekuatan dalam satu gerakan yang serasi dan harmonis.

(No. 120 - 121/Th III/23 Nopember - 6 Desember 2003)


Tulisan ini sudah di baca 167 kali
sejak tanggal 29-05-2016

Daftar isi buku Membaca Ombak

  

  


http://drh.chaidir.net/buku/Membaca-Ombak/329-Gubernur-Selebritis.html