drh. Chaidir, MM
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

Demang Lebar Daun | Bagian : 6

Yang PaSKI-PaSKI Saja!!!


Oleh : drh.chaidir, MM

DASAR lawak. Itulah kesan yang sangat kental terasa pada acara resmi pelantikan PaSKI Riau yang diselenggarakan di ball room megah sebuah hotel berbintang di Pekanbaru, hari Rabu tanggal 8 Juni 2005. Ketua PaSKI Riau yang dilantik adalah Otong Lenon, pengurus lainnya ada Udin Smekot, ada Fachri Siongol-ongol dan lain-lain, yang membacakan SK pengukuhan dari pengurus pusat PaSKI adalah Dedi 'Miing' Gumelar, yang melantik Indro Warkop, kloplah sudah. Acara resmi yang didahului dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya itu langsung saja ger-geran dari awal sampai akhir.

Tanda-tanda bahwa acara ini penuh nuansa komedi terlihat ketika Fachri menyampaikan laporan selaku Ketua Panitia. Dia didampingi oleh seorang ajudan sebagaimana layaknya seorang pejabat penting pemerintah menyampaikan pidato. Sebuah parody pun dimulai. Si ajudan mempersiapkan kacamata untuk si boss yang sudah berdiri di podium, tapi kacamata itu dipakainya sendiri, dia baru sadar ketika si boss meminta kacamata tersebut. Sebelumnya, undangan sudah dibuat ketawa karena podium rupanya terlalu tinggi bagi seorang Fachri yang tingginya hanya semeter kotor, petugas hotelpun terpaksa memberikan ganjalan supaya Fachri tidak hilang ditelan podium.

Sebelum menyampaikan kata-kata pelantikan, Ketua Umum Pengurus Pusat PaSKI, Indro Warkop tidak mau ketinggalan berpantun ria. "Kuda bendi penarik pedati, lokomotif pula penarik kereta api, itulah nama-nama alat transportasi...." katanya mantap minus aksen Batak, yang disambut grrr.

PaSKI, akronim dari Persatuan Seniman Komedi Indonesia, adalah sebuah organisasi yang sesuai dengan namanya merupakan organisasi profesi perkumpulan para pelawak, insan-insan komedian. Baru untuk pertama kali didirikan di Indonesia, dan PaSKI Riau adalah pengurus daerah pertama yang dilantik, begitu menurut Indro dalam sambutannya. "Kita memang sengaja memilih akronim PaSKI, dengan huruf a kecil, supaya tidak dipelesetkan menjadi PSK Indonesia." PSK memang bisa diartikan sebagai Pekerja Seks Komersial, sebuah eufemisme dari WTS. "Oleh karena itu kita ingin yang PaSKI PaSKI saja...PaSKI hadir, PaSKI ada hiburan, PaSKI lucu dan PaSKI menarik". Kalau sudah Ketua Umum PaSKI yang bilang, kita pun sependapat dengan Indro: so PaSKIlah.....

Keynote speech yang disampaikan oleh komedian Riau Fakhrunnas MA Jabbar juga tidak kalah kocaknya, demikian pula orasi Prof Tabrani Rab,47) yang menurut Fakhrunnas telah gagal menjadi anggota Persatuan Artis Film Indonesia tapi berhasil menjadi anggota Persatuan Suami Artis Film Indonesia. Tak apelah, tak penuh ke atas penuh ke bawah.

Komedi, khususnya di Riau sebenarnya juga sudah menjadi tradisi. Hal itu terlihat, cukup banyak ditemukan cerita-cerita rakyat, pantun-pantun jenaka yang eksis di tengah masyarakat. Ada juga tradisi celoteh, ada koba dengan cerita-cerita kocak dengan tokoh Si Pandir atau Lebai Malang. Dan yang paling fenomenal, agaknya tentulah Yung Dolah. Beberapa karya pujangga besar Soeman HS (pengarang roman 'Mencari Pencuri Anak Perawan') juga sarat dengan muatan-muatan humor satire atau humor-humor memahami sebuah kekalahan. Soeman HS misalnya, secara kocak bercerita dalam cerpen 'Selimut Bertuah'. Alkisah, seorang suami (yang agaknya anggota ISTI - Ikatan Suami Takut Istri) suka sekali membohongi isterinya, di depan isteri dia puasa, di belakang isteri dia merokok. Suatu kali sang suami membeli satu helai kain sarung, tapi karena dia teledor kain sarung tersebut belong karena api rokoknya. Apa akal? Dia beli satu helai lagi dan dia mengatakan kepada sang isteri, dia beli satu dapat dua karena yang satunya cacat. Sesampainya di rumah kain sarung yang bolong tersebut dipakai oleh anaknya. Tanpa disengaja sang anak mengintip bapaknya melalui lobang kain sarung itu, dan kaget melihat bapak sedang merokok. Diam-diam sang anak yang cerdik meminta uang belanja kepada bapaknya dua kali lipat dari biasanya. Sang bapak marah, tapi sang anak balas berbisik bila tidak dikasih, dia akan ceritakan kepada ibu bahwa bapak tidak puasa. Sang bapak pun bertekuk lutut.

Lain sang bapak pecundang, lain kisah Lebai Malang. Suatu hari Lebai diundang ke tempat orang kenduri di dua tempat pada waktu yang bersamaan; satu di hulu satu di hilir. Yang di hulu ada gulai dua kepala kambing, yang dihilir menanti dengan satu kepala kerbau. Lebai bingung, mula-mula dia berkayuh ke hulu, tapi dalam perjalanan dia berpikir, di hulu gulai kepala kambing memang dua, tapi kecil, bukankah gulai kepala kerbau di hilir lebih besar? Lebai

4" Prof. Dr. Tabrani Rab, pemah menikah dengan artis film/ sinetron Alicia Johar pada 2003, oleh karena itu dipersendaguraukan oleh sastrawan Fakhrunnas MA Jabbar sebagai anggota persatuan suami artis film Indonesia.

Kurang Halaman 374-375




Tulisan ini sudah di baca 152 kali
sejak tanggal 29-05-2016

Daftar isi buku Demang Lebar Daun

  
  


http://drh.chaidir.net/buku/Demang-Lebar-Daun/449-Yang-PaSKI-PaSKI-Saja!!!.html