drh. Chaidir, MM
Sumber : Foto koleksi album drh. Chaidir, MM

1001 Saddam | Bagian : 0

Pengantar Penerbit


Oleh : Mahyudin Al Mudra, S.H., M.M.

Sebagaimana tiga buku Chaidir terdahulu, Suara Dari Gedung Lancang Kuning, Berhutang Kepada Rakyat, dan Panggil Aku Osama, buku 1001 Saddam merupakan kumpulan tulisan Chaidir yang dimuat di tabloid Mentari sejak bulan Mei 2002 hingga pertengahan September 2003. Penggulingan pemerintahan Saddam Hussein oleh Amerika dan Inggris menjadi pusat perhatian Chaidir pada bukunya yang keempat ini, setelah pada buku yang ketiga, Chaidir menunjukkan simpati yang serupa kepada Osama bin Laden. Rekaman tragedi Irak itu sendiri hanya terdiri atas tujuh buah tulisan. namun menjadi sangat menonjol karena mencuatkan isu internasional tentang arogansi, kesewenang-wenangan, dan kenaifan sebuah negara"adikuasa dalam memperlakukan negara lain.

Bagi pembaca yang sudah menikmati tiga buku Chaidir terdahulu, tentunya sudah sangat akrab dengan gaya bahasa penulis, yang banyak menampilkan bahasa Melayu. Sebagai orang Riau asli kelahiran 29 Mei 1952, Melayu memang menjadi akar budaya yang melekat kuat pada diri penulis. Pepatah, istilah, dan ungkapan-ungkapan Melayu yang rancak dan indah tersebar di berbagai tulisan, membuat buku tulisan Chaidir memiliki cita rasa yang berbeda dengan buku-buku lain. Bagi pembaca yang belum menemukan kata atau kalimat yang tidak bisa dijumpai dalam bahasa Indonesia, insya Allah itu bukan karena salah cetak atau editor kami terlewat menyuntingnya, tetapi memang demikianlah gaya asli penulis. Fonem e dalam bahasa Melayu pada umumnya dibaca seperti membaca kata karena, bukan seperti dialek Betawi pada kata gue.

Sekali lagi, pada buku ini Chaidir menebarkan wawasan yang luas pada masalah-masalah budaya, politik, ekonomi, filsafat, dan terutama masalah-masalah sosial kemanusiaan. Posisinya yang strategis sebagai ketua lembaga legislatif membuat ia memiliki banyak pengetahuan tentang masalah-masalah yang paling up to date, tidak saja dalam skala Riau, tetapi juga dalam skala nasional, bahkan internasional. la juga menunjukkan concern yang tinggi pada keadilan, moral, martabat, kehormatan, keterhormatan, serta marwah bangsa. Sebagai seorang yang bergerak persis di tengah arus deras perputaran politik, keteguhan sikap seperti ini jelas merupakan sesuatu yang tidak sering dijumpai.

Bagi AdiCita, kepercayaan menerbitkan 1001 Saddam adalah kebanggaan tersendiri. Buku ini diharapkan bukan hanya sekadar sarana Chaidir untuk "rekreasi" atau "proklamasi" untuk menyatakan bahwa ia masih memiliki idealisme. Lebih dari itu, 1001 Saddam dan tiga buku sebelumnya merupakan dokumen otentik untuk mengingatkan kembali Chaidir atas komitmennya terhadap konstituen masyarakat Riau yang diwakilinya, manakala ia melupakan janji dan tanggung jawabnya sebagai wakil rakyat.

Buku ini kelak akan menjadi "garpu tala" yang akan mengukur apakah Chaidir benar-benar seorang politisi intelektual yang memiliki integritas, atau hanya sekadar "merely politician" seperti kebanyakan politisi biasa lainnya, yang antara ucapan dan tindakannya "jauh panggang dari api".

Riau sebagai provinsi yang kaya sumber daya alam memang menjadi wilayah petrodolar baru pada era otonomi daerah. Perubahan politik yang sangat mendasar ini membawa implikasi pada hampir semua aspek kehi-dupan masyarakatnya, mulai dari pejabat tinggi hingga ke rakyat jelata. Konflik-konflik horisontal maupun vertikal yang muncul dalam berbagai sisi dan wajah, dipotret dengan sangat baik oleh Chaidir, serta dibingkai dengan nilai-nilai moral. Semoga tulisan-tulisan ini dapat menjadi cermin bagi pembaca untuk melihat karakter diri kita sendiri, mungkin tidak sebagai orang Riau, tapi sebagai bangsa Indonesia. Tahniah.

Apalah tanda kayu meranti
Daunnya lebat batangnya serasi
Apalah tanda pemimpin sejati
Menipu rakyat ia jauhi
Apalah tanda Melayu bermarwah
Taati janji pelihara amanah
Apalah tanda Melayu pilihan
Amanah orang ia peliharakan


Yogyakarta, Januari 2004

Mahyudin Al Mudra, S.H., M.M


Tulisan ini sudah di baca 123 kali
sejak tanggal 29-05-2016

Daftar isi buku 1001 Saddam

  

  


http://drh.chaidir.net/buku/1001-Saddam/129-Pengantar-Penerbit.html